Galakkan Digitalisasi UMKM Indonesia, Youtap Gandeng Pemkot dan Lembaga Daerah

Pemerintahan yang digandeng Youtap untuk digitalisasi ekosistem beberapa UMKM strategis adalah Pemkot Semarang, Bandung dan Medan

Dok. Humas Youtap
Virtual media gathering kaleidoskop Youtap, Senin (21/12/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Youtap berupaya menggalakkan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia melalui berbagai langkah edukasi, termasuk bekerja sama dengan tiga Pemerintah Kota (Pemkot).

Pemkot yang digandeng Youtap adalah Pemkot Semarang, Bandung dan Medan.

Sebagai informasi, Youtap adalah satu-satunya platform solusi bisnis di Indonesia yang fokus pada upaya menghadirkan solusi bisnis berbasis digital untuk para merchant (merchant-centric).

Pada kuartal empat 2020, Youtap juga bekerja sama dengan Dinas UMKM Kota Bandung, Dinas UMKM Kota Medan, dan Dinas KUKM Kabupaten Garut.

Tujuan kerja sama tersebut untuk mengedukasi UMKM binaan dan khalayak umum lewat web seminar (webinar). Dalam webinar yang disaksikan lebih dari 20.000 viewers itu ditayangkan pula di media sosial (medsos), seperti Youtube, Facebook, dan Instagram.

Dengan total merchant yang didominasi oleh 98 persen para pelaku UMKM, pengguna Youtap tersebar di 411 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Jumlah ini meningkat  dua kali lipat dibandingkan semester pertama yaitu di 139 kota dan kabupaten.

Pengguna Youtap sendiri dapat ditemui hingga di area Indonesia Timur seperti Nabire, Donggala dan Manokwari.

Menariknya lagi, Bandung merupakan kota dengan jumlah merchant Youtap terbanyak, sebesar 12 persen. Kemudian, disusul Semarang di peringkat kedua sebanyak 9 persen dan Surabaya sebesar 7 persen.

“Oleh karena itu, ketika para pelaku usaha terpukul akibat dampak pandemi, Youtap terus menghadirkan bantuan secara menyeluruh,” ujar CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto.

Bantuan yang diberikan Youtap, dari mulai edukasi solusi digital, sosialisasi pemanfaatan transaksi non tunai, inovasi baru untuk adaptasi saat pandemi, hingga pembangunan fasilitas kebersihan melalui program Bersih Sehat Aman (BSA).

Herman turut bersyukur, upaya yang dilakukan itu dapat diterima baik oleh para pelaku usaha.

“Untuk menyongsong tahun baru 2021, kami siap untuk terus memberikan kontribusi kepada para pelaku UMKM melalui platform serba bisa Youtap," imbuhnya, seperti dalam keterangan tertulis yang Tribun Medan terima, Senin (21/12/2020).

Optimis mengembangkan bisnis pada 2021

Melihat kondisi pada 2021, Herman optimis perkembangan bisnis tahun depan akan sangat menarik.

“Berbeda dengan 2020, di mana semua bisnis masih belajar beradaptasi dan melakukan perubahan. Di 2021, semua sektor industri sudah akan jauh lebih tangguh dan siap mendorong pengembangan bisnisnya ke level yang lebih tinggi,” jelasnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved