Liburan Akhir Tahun di Sumut
Harap Waspada, Potensi Longsor Wilayah Jalur Medan-Karo Masih Ada
Potensi longsor untuk di wilayah Jalur Karo - Berastagi masih ada mengingat dalam beberapa hari ke depan diprediksi masih diguyur hujan.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -Hujan deras yang melanda Sumatera Utara beberapa hari belakangan, terkhusus di akhir tahun 2020 berdampak buruk bagi warga, tak terkecuali pengendara yang melintas dari jalur-jalur rawan longsor.
Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Budi, mengatakan, dalam beberapa hari ke depan, angin di wilayah sumut umumnya yang bertiup dari Timur Laut hingga Barat Laut dengan kelembababn berkisar antara 65 - 95 %.
"Hal ini perlu diwaspadai,"anjur Budi di Medan, Minggu (27/12/2020).
Dikatakannya, kondisi cuaca di Sumut dalam dua hingga tiga hari ke depan masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat khusunya di wilayah pegunungan dan lereng,
Seperti Simalungun, Karo, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Toba, Samosoir dan sekitarnya sehingga masih berpotensi terjadinya longsor di daerah pegunungan.
Untuk prakiraan cuaca saat pergantian tahun, diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang khusunya diwilayah pegunungan, Lereng Barat, dan Pantai Barat.
Potensi longsor untuk di wilayah Jalur Karo - Berastagi masih ada mengingat dalam beberapa hari ke depan diprediksi masih diguyur hujan.
"Untuk itu kami menghimbau masyarakat harus tetap waspada khususnya di wilayah pegunungan dan lereng, serta bagi masyarakat yang akan melewati jalur pegunungan, pantau terus perkembangan informasi cuaca dari BMKG," terang Budi.(jun/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/waspadai-jalan-rusak.jpg)