Tribun travel
Pesona Bukit Burung, Menyaksikan Savana Rerumputan dan Pemandangan Pulau Tulas
Kalau pengunjung cuma hanya ingin melihat pemandangan Pulau Tulas, maka Bukit Burung lah menjadi tempat yang terbaik.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Pesona fantastis untuk melihat keindahan Danau Toba dapat disaksikan dari beberapa sudut. Seperti halnya dari Bukit Burung yang menawarkan pemandangan yang begitu indah.
Namun tidak hanya menawarkan pemandangan danau saja. Dari atas bukit ini wisatawan juga dapat menyaksikan pemandangan yang tak kalah menarik, yaitu Pulau Tulas.
Selain dilihat dari kejauhan, wisatawan juga bisa mengunjungi pulau tersebut. Namun, kalau pengunjung cuma hanya ingin melihat pemandangan Pulau Tulas, maka Bukit Burung lah menjadi tempat yang terbaik.
"Banyak sudah wisatawan lokal maupun mancanegara ke sini. Dari atas bukit ini, Pulau Tulas terlihat sangat jelas," ucap Darmawan, seorang pemandu wisata asal Kota Medan, Minggu (3/1/2020).
Pulau Tulas berada di Desa Siboro, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Bukit Burung adalah bukit di Aek Rangat. Informasi yang dihimpun, nama Bukit Burung sendiri diberi oleh pengunjung. Untuk mencapai puncak bukit, wisatawan akan melakukan soft tracking yang memakan waktu lebih kurang 10 menit.
"Meski agak sedikit menanjak selama melakukan tracking untuk mencapai puncak, wisatawan akan merasa terbayar saat bila sudah tiba. Pemandangan yang sangat luar biasa tersaji. View alami dan lalang membentuk savana terlihat jelas dari atas bukit ini," ujar Darmawan.
Ada beberapa tempat yang dapat dinikmati untuk melihat Pulau Tulas, yaitu Desa Hasinggaan, Huta Dolok, dan Bukit Burung. Dari ketiga tempat tersebut, memiliki view yang berbeda-beda.
Namun, Bukit Burung lah yang selalu menjadi pilihan utama wisatawan untuk melihat Pulau Tulas, karena lokasinya tidak terlalu jauh dan panoramanya sangat alami.
"Di puncak Bukit Burung memang tidak terlalu luas dibandingkan bukit yang lainnya. Namun, wisatawan bisa berkemping apabila ada yang ingin bermalam," ujar Darmawan.
Dari atas bukit ini juga, wisatawan juga dapat melihat sunset dan sunrise. Angin yang berhembus serta udara yang sejuk, menambah suasana kian menjadi lebih mengasyikan.
Bukit Burung juga sering dijadikan sepasang kekasih yang ingin melakukan foto prewedding. Background yang indah, menambah hasil foto menjadi romantis.
Datanglah ke Bukit Burung pada pagi hari untuk menyaksikan sunrise. Wisatawan juga bisa menjadi menjadikan rerumputan yang terlihat seperti savana menjadi backround untuk berfoto.
Jika merapat ke area pantai ataupun pemukiman Desa Siboro, manfaatkan perahu nelayan sebagai properti untuk berfoto.
Meski tak ada tiket masuk bagi wisatawan yang ingin berkunjung, tentu kita tetap selalu menjaga lokasi ini tetap bersih tanpa ada sampah yang berserakan.
Pengunjung yang berasal dari pusat Kota Medan, akan menempuh lima jam perjalanan darat untuk tiba di Bukit Burung. (cr23/tribun-medan.com/tribunmedan.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pesona-bukit-burung.jpg)