China Siap Perang di Perbatasan Laut Indonesia, China vs Amerika Memanas, Ancaman Perang Dunia III

China Siap Perang di Perbatasan Laut Indonesia, China vs Amerika Memanas, Ancaman Perang Dunia III

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
Eksekutif Marinetime
Kapal-kapal berbendera China 

TRIBUN-MEDAN.com - China Siap Perang di Perbatasan Laut Indonesia, China vs Amerika Memanas, Ancaman Perang Dunia III.

Ambisi besar Tiongkok lewat Militer China dengan ‘proyek’ di wilayah Laut China Selatan dikhawatirkan membuat wilayah strategis kaya minyak tersebut dikhawatirkan bisa menjadi ajang pertempuran.

Baca juga: SEGERA Klaim Token Listrik Gratis Dibuka Mulai Hari ini 7 Januari 2021, www.pln.co.id/stimulus.co.id

Baru-baru ini, China disebut benar-benar telah bersiap sedia menghadapi perang besar di wilayah Laut China Selatan.

Tempat di mana banyak negara Asia Tenggara yang terhimpun dalam ASEAN juga mengklaim wilayah lautnya.

Informasi mengenai kesiapsiagaan China dalam menghadapi perang di wilayah Laut China Selatan tersebut diungkap oleh seorang anggota senat alias Senator di Amerika Serikat.

Baca juga: JADWAL ACARA TV HARI INI Ikatan Cinta RCTI, Cinta Nikita SCTV, Termasuk TVRI Belajar Dari Rumah

Dikutip dari laman Kontan.co.id, Kongres Amerika Serikat (AS) saat ini disebut telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) Belanja Pertahanan senilai US$ 740 miliar.

Sebuah anggaran yang terbilang luar biasa, lantaran jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, nilainya setara Rp10,3 kuadriliun.

Uang sebanyak itu, disebut untuk membiayai kebijakan pertahanan pada tahun-tahun mendatang.

RUU tersebut berhasil diloloskan Senat AS pada hari Jumat dengan 81 suara berbanding 14 suara untuk membatalkan veto Presiden AS Donald Trump.

Butuh dua pertiga suara mayoritas kongres untuk membatalkan UU yang telah diveto presiden AS.

Dan ini merupakan pertama kali dilakukan di era Donald Trump. 

Trump keberatan dengan undang-undang tersebut karena membatasi kemampuannya untuk menarik pasukan Amerika dari Afghanistan dan Eropa.

Juga tidak menghapus perlindungan tanggungjawab dari perusahaan media sosial.

Tercapainya aliansi lintas partai dari anggota Parlemen Partai Demokrat dan Republik menandakan keprihatinan tersendiri dari AS.

Dalam RUU itu, mendorong peningkatan kehadiran militer AS di Samudra Pasifik.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved