Inovasi Credit Scoring Dipercaya Percepat Penyaluran Kredit di 2021

Hingga kini, credit scoring Kredivo telah menilai kelayakan kredit lebih dari 500 ribu pengguna tiap bulannya.

TRIBUN MEDAN/HO
CHIEF Data Officer Kredivo, Paramananda Setyawan. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Inovasi skor kredit yang dilakukan oleh fintech lending Kredivo mampu merangkul pengguna dengan histori kredit terbatas dan tidak terjamah institusi keuangan konvensional.

Hal ini juga diharapkan bisa terus membantu pemerintah dalam mempercepat penyaluran kredit di 2021. 

“Adopsi machine learning menggunakan kombinasi data tradisional dan data alternatif memungkinkan kami menganalisis skor kredit pengguna dengan metrik setaraf bank, dalam waktu yang lebih cepat dan efisien. Alternatif ini dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan gap kredit di Indonesia," kata Chief Data Officer Kredivo Paramananda Setyawan, Rabu (6/1/2021). 

Hingga kini, credit scoring Kredivo telah menilai kelayakan kredit lebih dari 500 ribu pengguna tiap bulannya.

Selain itu Kredivo juga mampu menyalurkan kredit bagi lebih dari dua juta pengguna atau 25 persen dari basis pengguna kartu kredit saat ini. Lebih dari 60 persen dari total pengguna tersebut mendapatkan akses kredit pertamanya melalui Kredivo

Inovasi skor kredit Kredivo bahkan telah mendapatkan pengakuan di industri melalui penobatan dari The Asian Banker Indonesia Awards dan IDC Digital Transformation Awards pada 2019 lalu.

Selain itu, melalui kemampuan dan standarisasi manajemen risiko yang setaraf dengan bank, Kredivo juga mampu menunjukkan kredibilitasnya di industri keuangan. 

Paramananda mengatakan hal ini terbukti lewat keberhasilan Kredivo meraih sejumlah pendanaan lini kredit dari bank nasional dan perusahaan investasi global.

"Bahkan di tengah kondisi ekonomi yang menantang saat ini, Kredivo masih tetap mampu menjaga metrik manajemen risiko setaraf mid-tier bank di Indonesia," katanya

Paramananda mengatakan terdapat empat kelebihan inovasi credit scoring dibandingkan dengan metode analisa kredit yang konservatif. Salah satunya meningkatkan kualitas penilaian kelayakan kredit. 

"Masyarakat yang memiliki skor kredit rendah tentu sulit untuk mendapatkan kredit. Inovasi skor kredit memungkinkan kreditur dapat menentukan kemampuan calon debitur dengan menganalisa data alternatif lain seperti perilaku saat mendaftar dan pola pembelanjaan,"katanya

Ia menambahkan berbagai sumber data alternatif yang digunakan untuk proses penilaian tersebut membantu kami menghasilkan analisis yang cepat dan lebih akurat, yang tentunya tetap mengutamakan perlindungan privasi pengguna sesuai dengan ketentuan regulator saat ini, yaitu pembatasan data digital yang bisa diakses dari smartphone hanya melalui kamera, mikrofon, dan lokasi. 

"Masyarakat seperti pekerja pemula dengan riwayat kredit terbatas dan para pengusaha pemula merupakan kalangan masyarakat yang masih sulit mendapatkan akses kredit secara konvensional. Melalui inovasi skor kredit, mereka memiliki kesempatan untuk mengakses kredit secara cepat dan mudah," katanya. 

Dikatakan Paramananda, jika analisa yang dilakukan dari berbagai data alternatif menunjukkan hasil yang baik, mereka akan mendapatkan skor kredit yang tinggi dan memperoleh pinjaman dengan nominal yang besar.

Selain itu, inovasi skor kredit juga memungkinkan penyerapan kredit secara lebih cepat, khususnya bagi pelaku UMKM.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved