NETRAL, Indonesia Pesan 2 Jenis Vaksin Covid-19, Sinovac Buatan China dan Pfizer-BioNtech Buatan AS
vaksin yang akan tersedia dalam waktu dekat yakni vaksin yang diproduksi oleh perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, Pfizer-BioNtech
Selain itu, pemerintah juga telah mengajukan permintaan penyediaan vaksin dari perusahaan vaksin asal Amerika Serikat Pfizer-BioNtech sebanyak 50 juta dosis serta ada pula komitmen pengadaan suplai vaksin dari AstraZeneca sebanyak 50 juta dosis vaksin.
Nama Ribka Tjiptaning kini trending di Google karena menolak suntikan vaksin Covid-19. Tonton Videonya di Atas.
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ( PDIP) itu secara terang-terangan menolak vaksin Covid-19 yang ditukan untuk mengurangi sebaran Virus Corona.
Ribka menyampaikan pendapatnya itu secara langsung saat rapat kerja Komisi IX DPR bersama Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan, Selasa (12/1/2021).
Lantas, siapakah Ribka Tjiptaning?
Ribka Tjiptaning (DANY PERMANA)
Pada November 2019, sebuah cuplikan video yang menampilkan kritik dari salah seorang anggota Komisi IX Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning menjadi viral.
Dalam video itu, Ribka menyampaikan beberapa kritik keras, terutama terkait perbedaan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dialami masyarakat Indonesia.
Potongan video tersebut telah diunggah di media sosial.
Salah satunya adalah Twitter, yaitu oleh akun @zakwannur. Cuplikan tersebut diunggah pada 7 November pukul 16.34 WIB.
Hingga 9 November pukul 19.55 WIB, unggahan tersebut telah memperoleh 15,7 ribu retweet dan 19,5 ribu orang menyukai.
Cuplikan video berdurasi 2 menit 20 detik itu sebelumnya telah diunggah secara lengkap pada akun YouTube DPR RI pada Rabu (6/11/2019).
Versi lengkap dari potongan video Ribka Tjiptaning adalah Rapat Kerja antara Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan dan RDP dengan DJSN, BPJS Kesehatan, dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan yang membahas kenaikan iuran BPJS Kesehatan.
Dalam rapat kerja itulah, Ribka menyampaikan sejumlah kritiknya. Namanya pun viral.
Ribka Tjiptaning Proletariyati lahir di Yogyakarta, 1 Juli 1959. Ia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.
Orang tuanya adalah Raden Mas Soeripto Tjondro Saputro dan Bandoro Raden Ayu Lastri Suyati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vaksin-covid-19-oke.jpg)