Profesor Muda Tidak Mandi 5 Tahun, Hasilnya Mengejutkan, Bahaya Besar buat Produsen Shampo Sabun
"Bila Anda sering mandi, Anda menghancurkan ekosistem yang kecenderungannya lebih menguntungkan mikroba yang memproduksi bau badan."
"Ekosistem ini berkembang cepat namun kecenderungannya lebih menguntungkan mikroba yang memproduksi bau."
Namun, menurut dokter ini, dengan tidak mandi, ekosistem mencapai posisi stabil dan berhenti mengeluarkan bau tak enak.
"Baunya tidak seperti air mawar namun Anda tidak bau busuk juga."
"Baunya seperti orang saja," kata Hamblin.
Menerangkan bau
Dalam wawancara dengan majalah BBC Science Focus pada Agustus 2020, Hamblin ditanya apakah dia mungkin saja "bau busuk" namun orang-orang tak enak untuk memberitahukan kepada dia.
Hamblin mengatakan ia mengatakan kepada para koleganya dan juga teman-teman untuk tak ragu-ragu bila memang dia bau.
Pada tahap inilah dia sampai pada kesimpulan bahwa tubuhnya tidak mengeluarkan bau tak enak.
Hamblin mengatakan aroma yang dikeluarkan tubuhnya disukai istrinya dan diterima orang lain.
Namun apakah Hamblin memang benar-bentar tak mandi sama sekali?
Ia mengatakan masih mandi bila merasa "sangat kotor" atau setelah berolahraga.
Tetapi ia juga mengklaim ia dapat menghilangkan minyak di tubuh "dengan menggosok memakai tangan dan sekali-kali menyisir rambut."
Keputusan Hamblin untuk berhenti mandi bukan hanya suatu eksperimen.
Sebagai bagian dari risetnya, Hamblin berbicara dengan banyak orang termasuk spesialis kulit, pakar kekebalan, pakar alergi dan juga pakar teologi.
Buku yang dia terbitkan berisi kritikan terhadap industri produk kulit untuk rambut.
"Industri produk keperluan pribadi dan sabun sangat fokus pada penyelesaian masalah topikal tertentu."