TRIBUN-MEDAN-WIKI: Menilik Tradiasi Merkottas pada Etnis Pakpak

Dikutip dari Jurnal Unimed, upacara Merkottas (upacara menebang pohon) bertujuan agar penguasa alam tidak menyalahi apa yang dilakukan masyarakat.

Editor: Juang Naibaho
HO/Steemitcom
Rumah adat suku Pakpak di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. 

Laporan Reporter Tribun Medan/Aqmarul Akhyar

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Indonesia banyak melahirkan tradisi-tradisi pesta adat di masing-masing daerahnya.

Hal ini karena Indonesia merupakan negara yang memiliki kemajemukan budaya serta adat istiadat. Satu di antara pesta adat etnis Pakpak, yakni Merkottas.

Dikutip dari Jurnal Unimed, upacara Merkottas (upacara menebang pohon) bertujuan agar penguasa alam tidak menyalahi apa yang dilakukan masyarakat.

Bagi masyarakat Desa Kecupak I, Pakpak, ada aturan-aturan khusus dalam menjaga konservasi lingkungan.

Terutama dalam kegiatan yang berhungan langsung dengan alam. Baik itu sedang melakukan perpindahan ladang, maupun pengelolaan hutan kemenyan.

Sementara, dikutip dari artikel Kemendikbud, upacara Merkottas adalah upacara dalam rumah tangga untuk setiap mengawali sesuatu kegiatan.

Baik itu kegiatan upacara pertanian, perkebunan, mendirikan rumah, menyadap kemenyan dan kegiatan lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Bisa juga dalam satu keluarga ada yang mau melakukan pernikahan, berangkat ke kota untuk menuntut ilmu (sekolah), mau merantau dan kegiatan lainnya.

Maka oleh pihak orang tuanya, diberi makan dengan upacara sederhana, yakni upacara Merkottas dalam sebuah keluarga inti tersebut.

Biasanya upacara ini dilakukan oleh keluarga inti atau keluarga besar. Kegiatan upacara Merkottas, seperti makan bersama dengan menyediakan makanan khas tradisional Pakpak.

Makanan khas tradisional tersebut seperti Pelleng, yang disajikan dengan lauk pauk ayam dan akan diserahkan kepada pihak (orang) yang hendak bekerja atau berangkat untuk sekolah (merantau).

Kemudian, pihak orang tua sembari menyerahkan makanannya, biasanya menyerakkannya sambil mengucapkan dan memberikan nasihat serta doa (sodip).

Hal itu dilakukan agar mendapatkan keselamatan dan kesehatan hingga tercapai tujuan hidup yang diharapkan. Jadi, pada hakekatnya upacara Merkottas ini adalah upacara doa untuk diberi kesehatan, keselamatan dan juga rezeki.

(cr22/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved