News Video
Sampah Mengular dan Tutupi Aspal Jalan, Warga Kelurahan Cinta Damai Buka Posko Jaga 24 Jam
Permasalahan sampah di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia akhirnya mendapat respons dari pihak kecamatan.
Sampah Mengular dan Tutupi Aspal Jalan, Warga Kelurahan Cinta Damai Buka Posko Jaga 24 Jam
Tribun-medan.com, Medan - Pemandangan kumuh dan tak sedap tampak terlihat di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Medan, Selasa (26/1/2021).
Amatan tribun-medan.com, tampak sampah mengular sepanjang belasan meter sudah memakan hampir separuh jalan yang menyebabkan aspal menjadi licin.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, Siahaan mengungkapkan bahwa sampah ini sudah menahun yang menjadi TPS Liar bagi warga yang membuang sampah sembarangan.
"Udah menahun sampah ini ada enam tahunan. Dibersihkan terus dibuang lagi tidak selesai-selesai. Orang yang buang pun gak semua dari kelurahan sini. Ada yang dari Pantai Gading pun ada jauh-jauh kesini. Kemudian satu truk buang bulu ayam lah juga kesini," ungkap Siahaan.
Siahaan menjelaskan bahwa para warga yang membuang sampah ini memiliki jam khusus yaitu pukul 23.00 WIB, 02.00 WIB, dan saat menjelang Subuh sekitar pukul 05.00 WIB.
Tentu saja, hal ini turut meresahkan warga lantaran aroma sampah bisa menyebar hingga beberapa meter di antara Jalan Karya dan Jalan Aman.
"Tentunya ini meresahkan juga lah apalagi juga menimbulkan bau. Apalagi sampahnya ini sudah melimpah ke jalan. Sudah salah dari awal sebenarnya. Kemarin itu kan jalan sempat tertutup cuma kereta aja yang bisa lewat. Mobil atau roda empat udah gak bisa lewat lagi," ujarnya.
Permasalahan sampah di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia akhirnya mendapat respons dari pihak kecamatan.
Sejak Senin (25/1/2021) pihak Kecamatan Medan Helvetia ternyata sudah mulai melakukan pengangkutan sampah dengan menggerakkan 11 armada truk sampah.
"Pengerjaannya dari jam 9 pagi tadi. Sudah ada 4 truk tapi nanti ada lagi untuk nyisir lapangan dan lanjut lagi truk kedua untuk mengangkat sampah ini. Jalan ini pun sampai tertutup, kita pun mikirkan masyarakat umum yang melintas disini," ungkap Tumino, koordinator Lapangan Kecamatan Medan Helvetia.
Tumino menuturkan bahwa seluruh sampah yang diangkut ini dibawa ke TPA Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan dan ditargetkan akan siap pada pekan ini.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tumino bersama warga juga turut membentuk sebuah posko jaga untuk memantau para warga yang membuang sampah sembarangan.
"Kita buat posko ini bersama masyarakat dan kepling dimulai dari tadi malam, karena ada rapat kita di kelurahan menindaklanjuti masalah ini. Posko ini agar masyarakat jangan buang sampah kemari lagi. Karena sampah ini entah dari mana mana datangnya, dari Deliserdang pun buangnya kemari," ujarnya.
Tumino menuturkan bahwa posko jaga ini akan dibuat secara bergilir dengan dua shift yaitu pagi dan malam dan akan menindaktegas pagi pelaku yang membuang sampah sembarangan.
"Posko ini diupayakan sampai masyarakat jangan ada buang sampah kesini lagi berkelanjutan. Yang menjaga ini masyarakat sebagian, kepala lingkungan, dari dinas. Poskonya ini rutin dari pagi-malam, malam-pagi. Semoga lah dengan ada posko ini bisa bersih. Akan ada tindakan tegas, dipanggil lalu ke camat dia seperti pembinaan," ucapnya.
(cr13/tribun-medan.com)