Breaking News:

Wabup Deli Serdang Minta Semua Pihak Bersatu Padu Berantas Narkoba Sampai ke Akarnya

Menurut Wakil Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar, permasalahan narkoba merupakan sesuatu yang bersifat urgen (mendesak) dan kompleks.

Dok. Humas Pemkab Deli Serdang
Wakil Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar saat mencanangkan Desa Pasar VI Kualanamu, Kecamatan Beringin sebagai Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), Rabu (27/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Wakil Bupati Deli Serdang Ali Yusuf Siregar mengimbau semua pihak untuk terus berupaya menanggulangi penyalahgunaan narkoba secara masif.

“Jangan berdiam diri, ayo bersatu padu dalam suatu gerakan bersama untuk memerangi, serta memberantas segala bentuk kejahatan narkoba sampai ke akarnya,” ajaknya saat mencanangkan Desa Pasar VI Kualanamu, Kecamatan Beringin sebagai Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), Rabu (27/1/2021).

Pencanangan Desa Bersinar adalah bagian dari upaya bersama dalam memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Menurut Ali, permasalahan narkoba merupakan sesuatu yang bersifat urgen (mendesak) dan kompleks.

Pasalnya, dalam kurun waktu satu dekade terakhir, permasalahan narkoba menjadi semakin meluas.

"Hal ini, ditandai dengan bertambahnya jumlah penyalahgunaan dan pecandu narkoba secara signifikan,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Medan, Jumat (29/1/2021).

Jumlah penyalahgunaan narkoba, kata Ali, meningkat seiring pengungkapan kasus tindak kejahatan yang semakin beragam polanya. Selain itu, jaringan sindikatnya pun semakin masif.

Senada dengan Ali, Koordinator Bidang Pencegahan Soritua Sihombing menegaskan, penyalahgunaan peredaran narkoba harus segera dituntaskan.

“Sebab, pandemi Covid-19 sudah menjadi permasalahan di dunia termasuk Indonesia, apalagi narkoba ,” ujarnya, mewakili Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP Suhadi mengatakan, memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba adalah tugas bersama. 

“Jadi, sudah suatu kewajiban dari tingkat masyarakat sampai pihak berwajib dan pemerintah ikut andil dalam memberantas obat-obatan terlarang,” ucapnya.

Selain Wabup Ali dan perwakilan BNN, acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Sosial Hendra Wijaya, Kadis Porabudpar Khairum Rijal, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Citra Effendi Capah, Miska Gewasari, serta Camat Beringin Wahyu Rismiana.

Dalam kesempatan tersebut, Ali turut melakukan peresmian posko relawan anti narkoba yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Penulis: Dwi Nur Hayati
Editor: Mikhael Gewati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved