Breaking News:

Cemburu Buta, Suami Nekat Bakar Istri Hidup-hidup di Percutseituan

Gara-gara terbakar api cemburu, seorang pria tega membakar istrinya hidup-hidup.

TRIBUN MEDAN / ist
Korban Sy saat mendapat perawatan intensif di rumah sakit, Minggu (31/1/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gara-gara terbakar api cemburu, seorang pria tega membakar istrinya hidup-hidup.

Ra (20) yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga kini harus menjalani perawatan intensif karena menderita luka bakar.

Korban tercatat merupakan warga Jalan Makmur, Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun-Medan.com, peristiwa itu terjadi di rumah pasangan suami istri tersebut di Jalan Makmur Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Minggu (31/1/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Suami korban nekat membakar Ra karena menduga sang istri selingkuh sama lelaki lain.

Kini korban telah dirawat ke Rumah Sakit Mitra Medika untuk mendapatkan pertolongan.

Seorang saksi mata, Li (32) menuturkan bahwa dirinya melihat api membakar tubuh Ra.

“Saya melihat api, lalu memadamkannya dibantu oleh warga sekitar rumah korban. Saat itu orang tua korban berada di depan sedang menunggu," ujarnya.

Lanjutnya, kemudian orang tua korban melihat api dan berteriak minta tolong.

“Warga yang mendengar teriakan itu langsung berdatangan," kata Li.

Saat itu, Li mengaku baru tahu bahwwa ternyata Ra dibakar oleh suaminya.

Usai kejadian, suami korban pun berhasil diamankan warga lalu dibawa ke rumah kepala dusun.

Dituturkan saksi lagi, pasangan suami istri itu sudah menikah selama kurang lebih 4 tahun.

Manum, keduanya belum dikaruniai anak.

Informasi lain yang didapat, tindak kekerasan yang dialami Ra bukan terjadi sekali ini saja.

Suami korban disebut-sebut kerap melakukan penganiayaan terhadap istrinya.

Terkait peristiwa tersebut, pihak keluarga korban telah membuat laporan ke Polsek Percutseituan.

Penyelidikan

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus suami bakar istri yang terjadi di Jalan Makmur, Pasar VII, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percutseituan, Minggu (31/1/2021).

Kanit Reskrim Polsek Percutseituan Iptu J Panjaitan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, namun kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya melalui WhatsApp pada Minggu malam.

Lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Area ini, pihaknya mengaku telah memeriksa sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.

"Untuk saksi sudah tiga orang dimintai keterangan. Saat ini kami masih memburu pelakunya," bebernya.

Dalam kejadian tersebut, Ra mengalami luka bakar 65 persen.

"Untuk luka bakar 65 persen. Saat ini masih mendapat perawatan medis," jelas Iptu JH Panjaitan.

(mft/tribun-medan.com/tribunmedan.id)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved