Terdampak Pandemi, Permintaan Kue Bakul Sepi, Penjual sampai Turunkan Harga

Pandemi Covid-19 turut mempengaruhi penjualan kue keranjang atau kue bakul jelang Imlek tahun ini. Permintaan kue bakal mengalami penurunan 15 persen

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Seorang pekerja sedang membungkus kue bakul di rumah produksi Jalan Merbau, Selasa (2/2/2021). Pandemi Covid-19 turut mempengaruhi penjualan kue keranjang atau kue bakul jelang Imlek tahun ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pandemi Covid-19 turut mempengaruhi penjualan kue keranjang atau kue bakul jelang Imlek tahun ini. Permintaan kue bakal mengalami penurunan 15 persen dibandingkan tahun lalu.

"Penurunan permintaan pasti ada karena saat pandemi begini. Makanya harganya juga kita turunkanlah," kata karyawan di rumah produksi Kue Bakul Jalan Merbau Medan Iwan, Selasa (2/2/2021).

Ia mengatakan jelang Imlek, dalam satu hari pihaknya memproduksi hingga 250 kilogram kue bakul. Pembuatan kue bakul ini sudah dimulai 20 hari jelang Imlek.

"Harganya tahun ini kita turunkan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena kan ini pandemi juga, gak mahal lah," katanya.

Ia mengatakan kue bakul dipasarkan dengan harga bervariasi mulai dari Rp 40 ribu sampai Rp 60 ribu. Tingkatan harga ini tergantung ukuran dan bahan wadahnya.

"Kami ada dua wadahnya, daun dan plastik. Kalau yang daun lebih mahal dari yang plastik karena lebih banyak disukai, aromanya juga lebih wangi," lanjut Iwan.

Cara membuat kue bakul itu cukup sederhana. Sebelum membuat adonan, terlebih dahulu dipersiapkan wadahnya. Khusus wadah daun harus dilayur dengan api. Kemudian, daun tersebut diletakkan di keranjang berbahan aluminium, lalu diisi dengan adonan kue bakul.

Bahan membuat kue bakul adalah tepung ketan dan gula pasir. Bahan kemudian dicampur lalu dimasukkan dalam wadah di susun di atas talam lalu dikukus 18 jam. Setelah itu di mixer hingga permukaannya halus.

Kue Bakul bisa bertahan sampai setahun bila disimpan di Freezer. Jika kue bakul disimpan di suhu ruangan juga bisa bertahan setahun, akan tetapi jangan sampai disimpan dalam kondisi tertutup.

Apabila disimpan dalam kondisi tertutup maka akan berjamur. Kue Bakul di rumah produksi ini juga dibuat tanpa pengawet.

Kue bakul dipasarkan ke swalayan sekitar Kota Medan. Kue bakul ini dipasarkan dalam berbagai ukuran, dari ukuran 125 gram hingga ada yang 2 kilogram.

"Biasanya satu kotak tetap satu kilo. Artinya kalau ukuran 500 gram kami packing dua kue bakul dalam satu kotak, kalau yang 250 gram kami packing empat dalam satu kotak," pungkasnya.

(sep/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved