Update Covid19 Sumut 5 Februari 2021

BREAKING NEWS Vaksinasi Covid-19 Perdana Dilaksanakan di Toba

Dalam sambutannya sebelum vaksinasi dilakukan, Bupati Toba Darwin Siagian bercerita kenapa dia tidak ikut serta dalam vaksinasi. 

Penulis: Maurits Pardosi |
MAURITS PARDOSI / TRIBUN MEDAN
Suasana vaksinasi di pendopo Kantor Bupati Toba , Jumat (5/2/2021)  

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE – Vaksin Sinovac  disuntikkan kepada sepuluh orang pertama di Kabupaten Toba pada hari ini, Jumat (5/2/2021) di pendopo Kantor Bupati Kabupaten Toba.

Dalam sambutannya sebelum vaksinasi dilakukan, Bupati Toba Darwin Siagian bercerita kenapa dia tidak ikut serta dalam vaksinasi. 

“Vaksin untuk hari ini diperuntukkan bagi umur 18 sampai 59 tahun. Dan ternyata, kemarin saya dapat kunjungan dari Kepala Balai POM Sumut pertanyakan kenapa di Eropa yang divaksin duluan lansia, kenapa di Indonesia seolah-olah yang 59 ke atas lok ma lao i, angka naposoon ma taoertahanton (biarlah pergi, yang muda inilah yang kita pertahankan,” ujar Bupati Darwin Siagian dan disambut gelak tawa para pendengar yang tengah hadir dalam acara tersebut. 

Ia kemudian menuturkan bahwa uji vaksin Sinovac tersebut diperuntukkan untuk rentang umur 18 hingga 59 tahun.

Pertanyaan tersebut ia sampaikan kepada pihak BPOM Sumut agar diterangkan secara detail. 

Masih bersenda gurau, ia menyampaikan agar para lansia tetap semangat dan jangan berkecil hati. Ia mengimbau para lansia agar tetap semangat. 

“Tapi ternyata tidak begitu, memang vaksin kita ini ternyata diuji coba hanya untuk yang 18 sampai 59 tahun. Jadi bagi rekan-rekan lansia jangan berkecil hatilah, nanti ada giliran kita,” sambungnya dan disambut gelak tawa para hadirin yang hadir. 

Terlihat para peserta yang hadir secara khusus Forum Komunikasi Pimpinan Daerah sudah bersiap mendapatkan vaksinasi Sinovac tersebut.

Mereka mendapatkan baeisan yang paling depan setelah mencuci tangan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki pendopo Kantor Kabupaten Toba. 

Kesepuluh peserta akan menerima vaksin dengan melalui empat meja; registrasi, screening, vaksinasi, dan observasi pascavaksinasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyebaran Covid-19 di Kabupaten Toba masih tetap berlangsung.

Dengan adanya vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan mulai hari ini, kekebalan tubuh masyarakat Toba semakin meningkat dan rantai penyebaran Covid-19 segera terputus. 

“Saya berharap pelaksanaan vaksin di Toba ini bisa berjalan dengan baik, kalau bisa di atas 90 persenlah. Kita juga ada kekhawatiran bahwa di beberapa tempat, tidak semua yang wajib divaksin itu mau. Tapi saya harapkan kalau di Toba, kita yakin dengan adanya peraturan dari pemerintah dan legalisasi dari Balai POM, tidak ada halangan lagi untuk tidak vaksin,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved