Produsen Jet Tempur Rafale Bertemu Anak Buah Prabowo, Indonesia Positif Beli 36 Jet Tempur Rafale?
Produsen Jet Tempur Rafale Bertemu Anak Buah Prabowo, Indonesia Positif Beli 36 Jet Tempur Rafale?
TRIBUN-MEDAN.COM - Produsen Jet Tempur Rafale Bertemu Anak Buah Prabowo, Indonesia Positif Beli 36 Jet Tempur Rafale?
Sinyal Indonesia bakal membeli 36 jet temput Rafale untuk menggantikan jet tempur F-5E/F II Tiger yang sudah dipensiunkan TNI-AU sejak 2015 lalu semakin kuat.
Indikasi ini terlihat saat tim dari pabrik Dassault Aviation, produsen jet tempur Rafale mendatangi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan) di Jakarta untuk merumuskan proses akuisisi jet tempur Rafale oleh Indonesia, Kamis, 11 Februari 2021.
Dengan perkembangan terbaru ini, Rafale menyingkirkan pesaing lain seperti F-16 Block 60 dari Amerika Serikat, Su-35 dari Rusia, Eurofighter Typhoon dari konsorsium Eropa, serta Saab Gripen oleh Swedia, yang juga dipertimbangkan menjadi pengganti jet tempur F-5E/F II Tiger.
Tim Dassault terdiri dari Vice President Dassault Aviation Business Development Jean Claude Piccirillo dan Vice President Offset Dassault Michael Paskoff.
Kedatangan mereka diterima oleh Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha dan Direktur Teknologi Industri Pertahanan (Dirtekindhan) Laksma TNI Sri Yanto.
Dirjen Pothan menyambut baik kedatangan Tim Dassault dalam rangka kerja sama akuisisi pesawat tempur multiperan Rafale yang diproduksi oleh Dassault Aviation.
Ia berharap, kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Perancis ini banyak memberi manfaat bagi kedua belah pihak serta dapat memajukan industri pertahanan Indonesia.
Belum diketahui berapa harga 36 jet tempur Rafale ini untuk Indonesia.
Sebelumnya India memboyong 36 jet tempur Rafale seharga 9.4 miliar dolar AS.
Kontrak diteken 1996 dan pengiriman pertama dilakukan 2020.
Sebelumnya Indonesia dikabarkan berminat membeli 48 (perkembangan terbaru jadi 36) pesawat jet tempur Rafale dari Perancis.
Bahkan 2020, Prabowo dua kali bertemu Menteri Angkatan Bersenjata Perancis Florence Parly di Paris.
Pertemuan pertama 13 Januari 2020 dan pertemuan kedua 21 Oktober 2020.
Usai pertemuan 13 Januari 2020, situs berita Perancis, La Tribune pada 17 Januari 2020, memberitakan membeli jet tempur Rafale.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jet-tempur-rafale-india-dibekali-rudal-mematikan1.jpg)