Breaking News:

Jembatan Tuntungan Berlubang Akibat Tergerus Banjir, Dua Bulan Tak Kunjung Ada Perbaikan

Sudah dua bulan Jembatan Merah Tuntungan di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara rusak akibat banjir besar

Tribun-Medan.com/Rechtin Hani
Warga melintas di jembatan Jalan Besar Tuntungan, Desa Durin Jangak Kecamatan Pancur Batu, Minggu (14/2/2021). Sudah hampir 3 bulan perbaikan jembatan tak kunjung dilakukan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sudah dua bulan Jembatan Merah Tuntungan di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara rusak akibat banjir besar 5 Desember 2020 lalu.

Sampai saat ini, tak ada kejelasan soal kapan perbaikan area longsor di jembatan tersebut.

Diketahui Jembatan Merah Tuntungan menjadi jalan penghubung akses ke Kota Medan.

Saat itu, Jembatan Merah Tuntungan longsor karena debit air Sungai Belawan yang naik, akibat intensitas curah hujan meningkat dalam satu pekan.

Teranyar, saat Tribun-medan.com mengunjungi lokasi, kondisi di area jembatan masih tetap sama.

Lobang besar di area ujung jembatan masih terlihat menganga.

Beberapa waktu lalu, pihak Dinas PU Kabupaten Deli Serdang menambal jalan yang tergerus dengan tanah timbun, agar masih bisa dilewati oleh kendaraan sepeda motor.

Sedangkan untuk kendaraan lebih berat seperti mobil, sudah tidak bisa melintas lantaran jalan yang masih bisa dilewati hanya selebar 2 meter.

Untuk meminimalisir jumlah kendaraan yang melintas, warga setempat melakukan sistem buka tutup agar kendaraan yang hendak melintas tidak menumpuk di dekat area jalan yang berlobang.

Beberapa pengendara mobil yang dekat di area jembatan juga terpaksa memutar balik lantaran tidak bisa melintas.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved