Jembatan Tuntungan Rusak Belum Diperbaiki, Pemkab Deliserdang Sudah Surati Dinas PU Provinsi

Sudah dua bulan lebih Jembatan Merah Tuntungan di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara rusak.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
WARGA saat melintas di jembatan Jalan Besar Tuntungan, Desa Durin Jangak Kecamatan Pancur Batu, Minggu (14/2/2021). Sudah hampir tiga bulan perbaikan jembatan tak kunjung dilakukan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PAKAM - Jembatan rusak di Jalan Besar Tuntungan, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deliserdang bukan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Deliserdang Heriansyah Siregar mengatakan, jembatan tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Itu bukan aset Pemkab, tapi merupakan aset Pemprov Sumut," ujarnya kepada tribun-medan.com, Senin (15/2/2021).

Heriansyah mengatakan sejak rusak pada akibat banjir besar yang melanda sebagian wilayah Medan dan Deliserdang pada Desember lalu, pihaknya sudah mengirim surat ke Pemerintah Provinsi untuk melakukan perbaikan.

"Kami sudah surati ke Provinsi untuk mohon perbaikan, tapi sampai sekarang belum ada respon," ujarnya.

Sementara itu, katanya, pihaknya sudah melakukan penahanan pondasi jembatan yang rusak agar tidak runtuh. Yang saat ini, pondasi tersebut menjadi jembatan darurat yang digunakan warga untuk melintasi jembatan.

"Pekerjaan yang kami laksanakan di sana hanya untuk menahan supaya jembatan tersebut enggak runtuh," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sudah dua bulan lebih Jembatan Merah Tuntungan di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara rusak akibat banjir besar 5 Desember 2020 lalu.

Sampai saat ini, tak ada kejelasan soal kapan perbaikan area longsor di jembatan tersebut.

Diketahui Jembatan Merah Tuntungan menjadi jalan penghubung akses ke Kota Medan.

Saat itu, Jembatan Merah Tuntungan longsor karena debit air Sungai Belawan yang naik, akibat intensitas curah hujan meningkat dalam satu pekan.

Teranyar, saat Tribun-medan.com mengunjungi lokasi, kondisi di area jembatan masih tetap sama.

Lobang besar di area ujung jembatan masih terlihat menganga.

Beberapa waktu lalu, pihak Dinas PU Kabupaten Deli Serdang menambal jalan yang tergerus dengan tanah timbun, agar masih bisa dilewati oleh kendaraan sepeda motor.

Sedangkan untuk kendaraan lebih berat seperti mobil, sudah tidak bisa melintas lantaran jalan yang masih bisa dilewati hanya selebar dua meter.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved