Tribun travel

Air Terjun Tongkat, Wisata Tracking dengan Ciri Khas Batang Pohon yang Melintang

Air Terjun Tongkat dikenal dengan sebuah batang pohon yang melintang dari atas tebing sampai ke dasar air di lokasi utama air terjun.

TRIBUN MEDAN/M ANIL
AIR terjun Tongkat yang berada di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Air terjun biasanya merupakan aliran sungai yang jatuh dari atas tebing menuju kolam yang terletak di bawahnya.

Maka tak heran jika lokasi air terjun kebanyakan berada di area pegunungan.

Seperti halnya Air Terjun Tongkat yang terletak di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Berwisata ke Air Terjun Tongkat tidak bisa dipisahkan dengan aktivitas tracking atau menyusuri jalur menuju lokasi utama dengan cara berjalan kaki.

Air Terjun Tongkat dikenal dengan sebuah batang pohon yang melintang dari atas tebing sampai ke dasar air di lokasi utama air terjun.

"Batang pohon yang melintang tepat di tengah kucuran air terjun tersebut, yang terlihat seperti tongkat, makanya air terjun ini dibilang Air Terjun Tongkat," ucap Andre, seorang guide setempat, Kamis (18/2/2021).

Lokasi atau alamat Air Terjun Tongkat yang tepat berada di Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Menuju lokasi utama Air Terjun Tongkat, pengunjung dituntut untuk harus mengeluarkan tenaga yang ekstra. Karena menuju lokasi pengunjung akan melakukan tracking atau berjalan kaki.

"Awalnya kita masuk masuk ke area parkiran kendaraan yang telah disediakan. Setelah sampai di lokasi parkiran, barulah tracking dimulai. Waktu tempuh ke lokasi air terjun bisa mencapai satu jam perjalanan jika kita banyak istirahat di sepanjang perjalanan," ujar Andre.

Namun pengunjung tak perlu khawatir tersesat, karena para pengunjung sudah disiapkan jasa penunjuk jalan serta tim keamanan menuju lokasi Air Terjun Tongkat.

Selama melakukan tracking, pengunjung akan melewati area perkebunan sawit yang berjejer di samping kiri dan kanan jalan, sehingga menambah keteduhan perjalanan.

"Pertama-tama jalur jalan yang dilewati biasa-biasa saja. Tapi nanti jalannya mulai menurun. Tetap waspada berhati-hati karena tanah dan bebatuan yang dilewati sangat licin. Turunan ini juga tidak terlalu lebar. Jadi pengunjung harus saling menunggu," ujar Andre.

Setelah turunan tersebut pengunjung akan melewati jalur yang datar kembali. Dan setelah turunan, pengunjung akan melihat sebuah sungai.

Kehadiran sungai selalu menjadi pertanda bahwa lokasi utama air terjun sudah tidak jauh lagi. Banyak juga pengunjung yang bermain air di lokasi sungai tersebut. Hijaunya pepohonan menyajikan view alam yang masih asri serta keteduhan di sepanjang jalan.

Air Terjun Tongkat memiliki aliran arus turun yang cukup deras dari atas tebing batu. Tinggi Air Terjun Tongkat sekitar 30 meter.

"Daya tarik utamanya air terjun ini adalah batang pohon yang melintang. Karena batang pohon ini jugalah awal mula di kasih nama Air Terjun Tongkat," ujar Andre.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved