Breaking News:

Gugatannya Ditolak Terkait Pilkada, Nasdem Minta Mahkamah Konstitusi Dibubarkan

DPW Partai NasDem Provinsi Sumut mengganggap MK menerapkan standar ganda di dua daerah tersebut dalam memutuskan perkara.

Tribun Medan/Liska Rahayu
Konferensi pers DPW Nasdem Provinsi Sumut di kantor DPW Sumut, Selasa (22/2/2021). DPS Nasdem Sumut meragukan kredilitas hakim MK.  

TRIBUN-MEDAN.com - Mahkamah Konstitusi (MK) tolak gugatan perselisihan hasil Pilkada Tapanuli Selatan (Tapsel) yang diajukan Paslon M Yusuf Siregar-Roby Agusman Harahap (Yusuf-Roby) karena telah melewati batas waktu pengajuan permohonan ke MK.

DPW Partai NasDem Provinsi Sumut yang mengusung pasangan tersebut mengaku heran melihat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam menangani perkara sengketa gugatan hasil pemilihan yang ada di Kabupaten Samosir dan Tapanuli Selatan (Tapsel).

DPW Partai NasDem Provinsi Sumut mengganggap MK menerapkan standar ganda di dua daerah tersebut dalam memutuskan perkara.

Ketua DPW Nasdem Sumut Iskandar mengatakan, pasalnya MK menolak permohonan gugatan paslon dari Tapsel karena terlambat. Namun anehnya, permohonan gugatan dari paslon Kabupaten Samosir diterima.

Berdasarkan Peraturan MK Nomor 7 tahun 2020 tentang Tahapan Kegiatan dan Jadwal Penanganan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan  Gubernur, Bupati dan Wali Kota,  pengajuan permohonan paling lambat 3 hari setelah pengumuman hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara oleh KPU.

"KPU Tapsel mengumumkan hasil rekapitulasi tanggal 16, sementara itu paslon kita mengajukan permohonan gugatan pada tanggal 18 pukul 00.06 WIB, dan itu ditolak," kata Iskandar, Selasa (23/2/2021).

Sedangkan kata dia, KPU Samosir mengumumkan hasil Rekapitulasi tanggal 16, dan paslon yang mereka usung mengajukan permohonan gugatan pada tanggal 21 pukul 16.04 WIB dan permohonan tersebut diterima.

"Kita heran, padahal itu hakimnya pada panel yang sama dan persidangan yang sama. Namun keputusannya berbeda, kita hanya terlambat 6 menit kalau dihitung dari tanggal 16," katanya.

"Pleno penetapan hasil rekapitulasi Tapsel itu tanggal 15 Desember 2020, dan diumumkan pada akun media sosial dan website KPU Tapsel pada 16 Desember. Gugatan yang diajukan untuk Tapsel didaftarkan melalui website MK pada 17 Desember 2020 pukul 23.30 WIB. Karena persoalan server dan upload dokumen gugatan baru terdaftar 18 Desember pukul 00.06 WIB," imbuhnya.

Berdasarkan aturan MK, gugatan sengketa hasil pilkada didaftarkan paling lama 3 hari kerja setelelah hasil rekapitulasi diumumkan.

Halaman
12
Penulis: Liska Rahayu
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved