Breaking News:

Bupati Ashari Sebut Pembangunan Ponpes Mawaridussalam Sejalan dengan Visi Deli Serdang yang Religius

Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan berharap Pesantren Mawaridussalam dapat dibina oleh ulama yang faham agama secara menyeluruh.

Dok. Humas Pemkab Deli Serdang
Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama putra Pesantren Mawaridussalam, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Senin (22/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com – Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan mengatakan, pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Mawaridussalam sejalan dengan visi Kabupaten Deli Serdang yang religius.

“Kami dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendukung cita-cita Buya (orang yang alim dalam ilmu agama) untuk mengembangkan pesantren agar bisa lebih baik lagi,” ujarnya, seperti dalam keterangan tertulis yang Tribun Medan terima, Rabu (24/2/2021).

Hal ini, lanjut Ashari, dilakukan dalam rangka menjadikan kader-kader (orang atau kumpulan orang yang dibina oleh suatu lembaga) nantinya sebagai bagian dari proses menuju keindonesiaan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama putra Pesantren Mawaridussalam, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Senin (22/2/2021).

Bupati Ashari berharap Pesantren Mawaridussalam dapat dibina oleh ulama yang faham agama secara menyeluruh. Tujuannya, untuk membimbing kehidupan Kabupaten Deli Serdang yang damai, baik dunia maupun akhirat.

“Dan pastilah kami merasa ikut bertanggung jawab agar pembangunan asrama putra ini berjalan dengan baik,” katanya, di sela-sela pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke–54.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan Pesantren Mawaridussalam Batang Kuis Buya Syahid Marqum mengatakan, pembangunan asrama putra pesantren ini merupakan bantuan dari umat Islam dari berbagai daerah.

“Kelebihan dari pembangunan Ponpes Mawaridussalam adalah wakaf murni untuk umat yang akan langgeng sampai yaumul qiyamah (hari kiamat).

Oleh karena itu, sambung Syahid , pesantren ini bukan milik Buya lagi, tetapi milik semua warga.

Ia berharap, adanya ponpes dapat mencetak generasi muda islam yang cerdas, taat sejalan dengan program Bupati Ashari, yakni religius.

Tak lupa, Syahid meminta kepada masyarakat untuk mendoakan pembangunan ponpes agar cepat selesai.

“Nantinya, di lokasi akan dibangun sebanyak 33 lokal untuk asrama putra. Setelah selesai, akan dilanjutkan pembangunan masjid dengan ukuran 46 × 56 meter (m),” jelasnya.

Pembangunan fasilitas tersebut, kata Syahid, akan digunakan 1.765 santri dan 195 guru yang secara keseluruhan tinggal di Pesantren Mawaridussalam.

Selain Bupati Ashari Tambunan dan Syahid Marqum, turut hadir Wakil Bupati (Wabup) Ali Yusuf Siregar, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deli Serdang Zakky Shahri, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deli Serdang Aripin Marpaung, unsur Forkopimda, serta pengurus Ponpes Mawaridussalam.

Penulis: Dwi Nur Hayati (CM)
Editor: Mikhael Gewati (CM)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved