Breaking News:

Hindari Penumpukan Pengunjung Masjid Agung, Minggu Ini Taman Buah Lubukpakam Dibuka

Taman Buah ini sengaja dibuka agar juga tidak terjadi penumpukan pengunjung di area Masjid Agung Pemkab di dekat kantor DPRD.

TRIBUN MEDAN/INDRA
SEORANG warga mengamati lokasi Taman Buah yang akan segera dibuka oleh Pemkab Deliserdang, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Obyek wisata Taman Buah yang berada di area belakang Komplek Perkantoran Bupati Deliserdang akan segera dibuka oleh Pemkab.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Deliserdang sudah melakukan berbagai persiapan. Hal ini untuk menghindari terjadinya kluster baru penyebaran Covid-19. 

"Rencana kita hari Minggu ini kita buka itu. Sudah setahun juga kan kita tutup karena Covid ini. Karena ini ruang terbuka hijau, kita harapkan bisa tambah sehatlah masyarakat nanti, makanya itu kita atur nanti masuknya agar tetap mengikuti protokol kesehatan, termasuk saat di dalam," ujar Kabid Bangunan dan Gedung Dinas Perkim, Anggiat Sipayung, Selasa (23/2/2021).

Anggiat menjelaskan, obyek wisata Taman Buah ini sengaja dibuka agar juga tidak terjadi penumpukan pengunjung di area Masjid Agung Pemkab di dekat kantor DPRD.

Setiap akhir pekan pengunjung selalu ramai yang datang. Agar bisa terpecah pengunjung yang datang makanya taman buah juga mereka buka. 

"Semua wajib masker. Rencananya kita buka mulai siang sampai sore saja. Maksimal paling banyak orangnya 500 saja setiap hari. Pintu masuk hanya satu saja, cukup yang dari depan. Kemarin kita sudah simulasi tapi banyak yang memang masyarakat belum mematuhi prokes makanya belum kita buka," kata Anggiat. 

Pantauan www.tribun-medan.com, hingga kini pintu depan obyek wisata Taman Buah ini sudah terpasang spanduk besar yang bertuliskan peraturan bagi pengunjung.

Untuk yang pertama diwajibkan untuk mematuhi Prokes 5M. Dilarang membawa makanan dan minuman berwarna. Dilarang membawa tikar dan alat piknik dan dilarang berjualan di area pintu masuk dan trotoar. Diwajibkan membawa kartu identitas diri. 

Rencana pembukaan obyek wisata Taman Buah ini disambut baik oleh warga Lubukpakam. Hal ini lantaran sudah setahun lamanya lokasi ditutup Pemkab.

Karena tidak dipungut biaya masuk, sebelum ada Corona lokasi ini selalu dikunjungi ribuan orang dalam setiap akhir pekan.

"Ya baguslah dibuka, kasian anak-anak kalau ditutup karena anak-anak yang paling suka. Orangtua pun banyak yang suka termasuk saya karena gratis, nggak ada biaya masuk. Sekarang ini mana ada lagi wisata yang ditutup sudah dari dulu dibuka. Yang penting pakai maskerlah," kata Yuni warga Lubukpakam. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved