Truk Masuk Jurang di Toba

Petugas Pakai Ekskavator Angkat Jasad Korban dari Jurang, Keluarga Tak Kuasa Melihat

Proses evakuasi korban truk Fuso yang masuk jurang di kawasan Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, berlangsung selama dua jam

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Juang Naibaho
MAURITS PARDOSI/TRIBUN MEDAN
Evakuasi korban dari kepala truk yang terperosok ke jurang di kawasan Toba, Selasa (24/2/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Proses evakuasi korban truk Fuso yang masuk jurang di kawasan Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, berlangsung selama dua jam, Rabu (24/2/2021).

Inisiden nahas yang terjadi pada Selasa (23/2/2021) pukul 23.00 WIB itu, menelan satu korban jiwa.

Sopir truk, Sudarsono (40) meninggal dunia setelah terjepit di kendaraan bernopol BK 8151 DU tersebut.

Setelah petugas melakukan evakuasi menggunakan ekskavator selama dua jam, terlihat jasad Sudarsono terjepit di dalam kepala mobil.

Saat eskavator mengangkat kepala truk dari jurang, bagian badan yang terlihat adalah tangan.

Sontak, masyarakat yang tengah berada di lokasi berseru, “Itu tangannnya.”

Operator ekskavator bersama petugas lainnya langsung membuat strategi agar korban bisa dikeluarkan dari kepala truk yang sudah ringsek parah.

Selama proses evakuasi, ayah dan ibu korban tidak sanggup mendekat ke lokasi kejadian.

Pihak keluarga dan masyarakat sekitar menyarankan agar orang tua korban duduk di sebuah warung yang berada sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Dari amatan di lapangan, luka-luka korban terlihat jelas. Kepala bagian sebelah kanan terluka. Darah yang keluar dari luka-lukanya juga terlihat sudah mulai mengering.

Pihak kepolisian dan medis langsung menggotongnya ke sebuah mobil puskesmas keliling yang telah disediakan.

Saat melihat kondisi korban, sebagaian warga memilih menutup mata karena tidak sanggup.

“Aku enggak sanggup melihatnya. Perutnya sudah mulai gembung dan luka di mana-mana. Iyalah pula, sudah semalaman di bawah sana (jurang). Kurasa itu sudah banyak tulangnya yang patah karena terjepit itu kan,” ujar Ita Tampubolon (45) yang berada di lokasi.

Baca juga: Mengantuk hingga Masuk Jurang, Sopir Terjepit di Truk, Kernetnya Melompat dan Selamat

Diketahui truk tersebut bermuatan batu kapur yang dibawa dari arah Tarutung menuju Medan.

Sudarsono sendiri telah menjadi sopir truk sejak ia belum berumah tangga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved