Liga Inggris

Big Match Chelsea Vs Man United, Thomas Tuchel Masih Trauma Kalah dari Setan Merah

Thomas Tuchel mengaku masih trauma dengan kekalahan menyakitkan dari pelatih Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer.

(AFP / NURPHOTO / ACTION FOTO SPORT)
Timo Werner dan Thomas Tuchel dalam pertandingan Tottenham Hotspurs vs Chelsea, 4 Februari 2021. 

TRIBUN-MEDAN.com - Chelsea dijadwalkan bentrok kontra Manchester United dalam laga pekan ke-26 Liga Inggris 2020-2021.

Duel big match itu akan tersaji di Stamford Bridge, Minggu (28/2/2021) pukul 23.30 WIB live Mola TV.

Jelang duel tersebut, pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, sedikit membahas kekalahan menyakitkan dari Man United di Liga Champions 2018-2019.

Tuchel, yang saat itu masih menukangi Paris Saint-Germain (PSG), disingkirkan oleh pasukan Ole Gunnar Solskjaer pada babak 16 besar.

PSG dalam kondisi unggul agregat 2-0 saat menjamu Man United pada leg kedua di Parc des Princes, 19 Maret 2019.

Baca juga: JELANG Verona vs Juventus, Andrea Pirlo Mulai Gelisah, Curhat Banyak Masalah di Skuat Bianconeri

Namun, Setan Merah justru berhasil membalikkan keadaan dengan menang 3-1.

Agregat pun berubah menjadi 3-3, tetapi Man United yang berhak lolos ke fase selanjutnya karena unggul agresivitas gol tandang.

Tuchel mengakui bahwa kekalahan itu merupakan yang terburuk dalam kariernya.

Dia bahkan sempat mengurung diri akibat kekalahan tersebut.

Meski begitu, Tuchel tetap yakin Chelsea bisa menaklukkan Man United di laga nanti.

Baca juga: LIVE Mola TV Man City Vs West Ham Malam Ini Jam 19.30, Lingard Bawa Ancaman di Manchester

"Jujur ​​setelah pertandingan itu, saya dua hari berada di tempat yang sangat gelap dan saya dapat memberitahu Anda bahwa saya tidak berbicara dengan siapa pun dan memikirkan hal lain selain kekalahan ini," kata Tuchel seperti dikutip BolaSport.com dari Goal International.

"Itu mungkin kekalahan terburuk yang saya alami karena datangnya entah dari mana. Dalam situasi yang terjadi, saya selama dua hari berada di tempat yang gelap bagi seorang pelatih."

"Tidak mungkin Anda bisa membandingkan dua pertandingan ini satu sama lain."

"Saya sudah memberi tahu Anda bagaimana perasaan saya setelah kekalahan di Liga Champions ini."

"Kita semua tahu bahwa kekalahan sulit dicerna."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved