Pria Bertopeng Rudapaksa IRT yang Tidur Pulas, saat Dipaksa Buka Ternyata Pelaku Kerabat Sendiri

Korban berupaya melepaskan pelukan laki-laki tersebut sambil menarik topeng di kepalanya hingga terlepas. Tak disangka pelakunya...

Tayang:
tangkap layar tribunnews
Ilustrasi korban rudapaksa. (tangkap layar tribunnews) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria berinisial LS (32) harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran diduga telah menodai kerabatnya sendiri.

Saat melakukan aksi bejatnya, pelaku dalam pengaruh minuman keras.

Sedangkan korbannya adalah ibu rumah tangga di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.

Pelaku yang telah ditetapkan tersangka ini kini diamankan oleh Anggota Polsek Sayan jajaran Polres Melawi, di Desa Tumbang Kajamei, Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Kepada petugas, tersangka LS mengaku setengah mabuk saat melakukan aksi bejatnya tersebut.

Tersangka mengakui, pada hari Sabtu, 6 Februari 2021, sekitar pukul 02.30 wib, semula pelaku hanya berniat mencuri ayam.

"Tersangka mengaku dalam kondisi setengah mabuk setelah mengkonsumsi miras kemudian pergi dengan berjalan kaki hendak mencuri ayam yang ada di sekitar pondok," kata Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto melalui Paur Subbag Humas, Birpka Arbain, Jumat 26 Februari 2021.

Namun, ketika sampai di pondok, pelaku mengintip dari celah yang ada sekeliling pondok melihat Bunga-nama samaran--tertidur pulas.

Saat itu kemudian muncul niat buruk LS untuk menyetubuhi Bunga.

"Agar tidak dikenali oleh korban, pelaku menggunakan baju kaos hitam yg digunakannya lalu di ikat di kepala menutupi bagian wajah hanya menyisakan bagian mata sehingga mirip topeng," ungkap Arbain.

LS lalu masuk dari pintu belakang pondok. Memanjat dinding kamar, menuju tempat tidur Bunga.

Melihat Bunga tertidur pulas, LS menutup wajah korban dengan kelambu.

Setelah itu LS melucti pakaian korban dan memaksa mengintimnya.

Saat tersadar, korban lalu membuka kelambu yang menutup mukanya.

Dalam gelap, dia melihat seorang laki-laki menggunakan topeng kain sudah menindih dan memeluknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved