Breaking News:

News Video

Warga Ungkap Aipda Roni Syahputra, Polisi yang Bunuh Dua Wanita Dikenal Tidak Bermasyarakat

Rumah kediaman oknum Polres Belawan, Aipda Roni Shaputra, tersangka pembunuh dua wanita, tertutup rapat, Sabtu (27/2/2021).

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Rumah kediaman oknum Polres Belawan, Aipda Roni Syahputra , tersangka pembunuh dua wanita, tertutup rapat, Sabtu (27/2/2021) di Jalan Marelan Timur, Pasar II Kelurahan Rengah Pulau, Kelurahan 19. Kunjungan Tribun Medan, pintu berpagar besi tersebut terpantau digembok rapi, meski istri dan anak-anak tersangka disebut warga setempat berada di dalam rumah.

Tiga orang warga setempat yang diwawancarai Tribun Medan mengatakan, keluarga Aipda Rony Syahputra merupakan orang yang termasuk jarang bermasyarakat. Rudi dan Slamet Riadi serta satu wanita yang enggan menyebut namanya menyebut, Keluarga Aipda Rony memang jarang bertegur sapa selama berdomisili hampir setahun belakakangan di lingkungan itu.

"Dia kurang bersosial, yah paling kalau pulang kerja dia, di rumah aja enggak pernah keluar gabung-gabung sama tetangga. Enggak pernalah pokoknya,"ujar Rudi pria beranak tiga ini.

Pantauan Tribun Medan, Rumah Aipda Rony berjerajak besi tersebut tampakn sepi. Tidak ada aktivitas yang terlihat dari luar.

"Anak dan istrinya sebenarya di dalam, tapi sejak kemarin jarang keluar,"timpal wanita yang mengaku etnis Karo ini.

Wanita yang tidak mau menyebut detail namanya, mengatakan, oknum polisi tersebut baru berdomisili di Lingkungan 19 sudah hampir satu tahun lamanya. Sebelumnya, Aipda Rony pindah domisili dari Brayan.

Aipda Rony disebut mengontrak rumah di Lingkungan 19 tersebut,"Hampir setahun,"katanya.

Memang, kata wanita ini istri tersangka sesekali mau berbelanja kebutuhan Sembako di warung miliknya. "Kalau cakap-cakap jarang, sitrinya paling kemari beli minyak makan dan lainnya,"kata wanita pemilik warung yang rumahnya persis berada di depan rumah tersangka pembunuhan terhadap dua gadis tersebut.

Slamet Riadi (32), tetangga pelaku yang juga tinggal di depan rumah tersangka mengatakan hal serupa. "Enggap pernah duduk-duduk di sini,"ujar Slamet

Terungkapnya kasus tersebut, pada Senin (22/2/2021) sekira pukul 01.30 WIB lalu. Kedua wanita yang dibunuh oknum polisi ditemukan secara terpisah-pisah.

Mayat Rizka Fitria ditemukan di pinggir jalan lintas sumatera tepatnya di Kecamatan Perbaungan. Sedangkan, mayat Aprilia Cinta ditemukan di Pulo Brayan, tidak jauh dari Polsekta Medan Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun-Medan.com/Tribun-Medan.id jenazah Rizka Fitria pertama kali ditemukan sopir truk Senin (22/2/2021). Jenazah ditemukan pada Senin (22/2/2021) sekira pukul 01.30 WIB. Jenazah Rizka Fitria mengenakan pakaian hitam.

Sementara Jenazah Aprilia Cinta ditemukan di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Medan Barat pada Senin (22/2/2021) pagi dengan pakaian loreng-loreng cokelat. Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, oknum Polisi ini bertugas di Polres Belawan dan berpangkat Aipda.

"Pada 24 Febuari lalu, kita sudah mengidentifikasi pelaku dan kita kejar dan sudah diamankan. Pelaku adalah seorang oknum Polisi," kata dia, Kamis (25/2/2021).(Jun-tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Bobby Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved