Breaking News:

Ngebut Naik Motor 150 CC, Seorang Pelajar Tabrak Pengendara Lain Hingga Tewas

Akibat terlalu ngebut dalam berkendara, seorang remaja menabrak pengendara motor lain hingga tewas di Siantar

TRIBUN MEDAN/ALIJA
DITLANTAS Polda Sumut menggelar reka ulang kecelakaan maut di antara Avanza dan Intra di Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, Senin (22/2/2021) siang. 

TRIBUN-MEDAN.com,SIANTAR-Kecelakaan lalu lintas di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar, Kota Siantar pada Jumat (5/3/2021) malam merenggut nyawa pengguna sepeda motor.

Adapun korbannya, Mansyur Simatupang (52) warga Jalan Bintang Maratur, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.

Dari cerita Kanit Laka Lantas Polres Siantar Aiptu Baren Panjaitan, peristiwa nahas ini berawal saat korban mengendarai motor Honda Supra Fit S BK 4930 WW di lokasi kejadian.

Baca juga: Jenazah Korban Kecelakaan Hidup Kembali saat Akan Diautopsi, Dokter Syok Lihat Tangan dan Kaki Gerak

Malam itu, Mansyur menuju ke arah Pasar Parluasan, kemudian berhenti dengan posisi serong ke kanan jurusannya, karena dia hendak berbelok ke kanan di bukaan jalan.

Tak lama berhenti, tiba-tiba saja terdengar suara raungan motor Honda CBR 150 dari arah belakang korban.

Seketika, Honda CBR 150 BK 5092 WAH yang dikendarai Fransiskus Rumahorbo itu langsung menabrak korban hingga terpental.

Baca juga: Menyedihkan, Wanita Korban Tabrak Lari Dibiarkan Tergeletak Dengan Kondisi Kepala Pecah di Jalanan

"Dugaan sementara pelajar ini melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat mengendalikan sepeda motornya," kata Baren, Sabtu (6/3/2021).

Saat Honda CBR 150 itu menghantam bagian belakang motor korban, terdengar suara dentuman keras di lokasi.

Sementara korban terpental dan tergeletak di tengah jalan.

Baca juga: SUDAH Meninggal Dunia Jadi Tersangka, Fakta Baru Kecelakaan Bus Intra VS Avanza Tewaskan 9 Orang

"Kedua belah pihak sempat baik-baikan (berdamai) setelah kejadian. Namun tadi pagi, korban meninggal dunia," kata Baren.

Atas kejadian ini, pihak keluarga korban kemudian membuat laporan ke polisi.

Saat ini, remaja 17 tahun itu bakal dimintai pertanggungjawabannya, lantaran menghilangkan nyawa orang lain. 

Baca juga: SOPIR BUS Main Handphone Saat Berkendara, Berujung Kecelakaan Masuk Jurang

"Kasus ini sedang kami tangani. Untuk korbannya sendiri saat ini tengah disemayamkan di rumah duka," pungkas Baren.(alj/tribun-emdan.com) 

Penulis: Alija Magribi
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved