Breaking News:

Setelah Ikan Cupang, Kini Ikan Arwana Jadi Primadona di Masa Pandemi, Penjualan Tembus 50 Persen

Setelah sebelumnya viral soal ikan cupang, kini giliran ikan arwana menjadi primadona di tengah kondisi pandemi

TRIBUN MEDAN
Pemilik Toko Ikan Hias, Bonavide Aquarium saat menunjukkan koleksi Arwana Super Red, Minggu (7/3/2021). 

Setelah Ikan Cupang, Kini Ikan Arwana Jadi Primadona di Masa Pandemi, Penjualan Tembus 50 Persen

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Ikan hias kian digemari di tengah pandemi seperti sekarang ini.

Ternyata tidak hanya ikan cupang, kini juga ada ikan yang tergolong cukup mahal, diantaranya ikan Arwana berjenis Super Red.

Penjualan ikan Arwana Super Red mengalami peningkatan pesat pada awal tahun 2021 terlebih di saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Dinas Perikanan Pastikan Peternak Ikan Cupang Bisa Dapat Bantuan, Berikut Caranya

Pemilik Bonavide Aquarium Tetap Jaya, Yeni mengungkapkan bahwa penjualan Arwana Super Red mengalami peningkatan penjualan hingga 50 persen dengan penjualan puluhan ikan setiap bulannya.

"Ikan Arwana ini sudah ngetren selama 60 tahun dan tak akan ketinggalan. Tapi semasa pandemi kira-kira satu tahun ini ada peningkatan sampai 50 persen dari sebelum pandemi karena banyak peminatnya," ungkap Yeni, Minggu (7/3/2021).

Yeni menjelaskan, untuk ikan Arwana Super Red ini memiliki memiliki varian harga berdasarkan ukuran, diantaranya ukuran 18-20 cm seharga Rp 5 juta, ukuran 20-25 cm seharga Rp 6 juta, ukuran 35 cm seharga Rp 7,5 juta, dan ukuran 40 cm seharga Rp 15 juta.

"Arwana paling mahal ini Super Red dan paling banyak peminatnya. Tapi kalau mengenai ciri khas ini sama saja tergantung selera dan ekonominya," tutur Yeni.

Baca juga: Pria Ini Kaget saat Membuka Mulut Ikan Arwana yang Baru Dibelinya, Ternyata Bisa Buat Kaya Mendadak!

Adapun pasokan terbesar ikan Arwana di toko Yeni didapatkan melalui peternakan ikan di pulau Kalimantan, yang kemudian dijual kembali dan kini sudah menjangkau ke seluruh Indonesia mulai dari Banda Aceh, Jambi, maupun Batam melalui jalur darat.

"Pengiriman kita lewat jalur darat dan kita beri oksigen dalam plastik, jadi dalam waktu 24 jam masih oke untuk bisa bertahan hidup," ujarnya.

Baca juga: Sudah Dipelihara 4 Tahun, Bayu Hanya Bisa Pasrah saat Ikan Arwana Rp 2 Juta Digoreng Sang Ayah

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved