Breaking News:

TRIBUNWIKI

Muhammad TWH, Veteran dan Jurnalis Sumut Pendiri Museum Perjuangan Pers

Pada usia 16 tahun, TWH pernah ikut dalam rapat yang dilakukan Presiden Soekarno di Bireun tahun 1948.

TRIBUN MEDAN/ KARTIKA
Veteran dan Jurnalis Senior, Muhammad Tok Wan Haria (TWH)  

TRIBUN-MEDAN-WIKI.com - Muhammad Tok Wan Haria (TWH) merupakan seorang veteran sekaligus wartawan senior di Sumatera Utara.

Kecintaannya terhadap dunia jurnalis, membuat pria kelahiran Aceh Utara, 15 November 1932 ini mendirikan Museum Perjuangan Pers Sumatera Utara pada tahun 2019

Menginjak usia 88 tahun, kini TWH menghabiskan masa tuanya di rumah yang ia sulap menjadi museum tersebut bersama kedua cucu dan seorang anaknya di Jalan Sei Alas No.6, Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Sejak kecil, TWH sudah akrab dengan dunia komunikasi lantaran melihat sosok sang ayah yang merupakan salah satu Kepala Penerangan Tentara Resimen Divisi X sekaligus juga seorang wartawan di Media Seruan Kita.

Berkarir Sebagai Jurnalis

Sebelum pindah ke kota Medan, TWH pernah masuk menjadi Anggota Penerangan Tentara.

Pada usia 16 tahun, TWH pernah ikut dalam rapat yang dilakukan Presiden Soekarno di Bireun tahun 1948.

Adapun tugas TWH saat menjadi Tentara Penerangan yaitu  melakukan penerimaan berita maupun foto dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kondisi Indonesia pada era kemerdekaan.

Melalui sang ayah yang juga seorang jurnalis, TWH mendapat banyak pengetahuan dengan diberi banyak buku bacaan dengan tulisan Stenografi.

Setelah agresi Belanda berakhir di Medan, TWH pindah ke Medan pada tahun 1950 melanjutkan pendidikan di SMP Josua dan kemudian masuk ke SMA Tagore.

Halaman
1234
Penulis: Kartika Sari
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved