Breaking News

Tahu Suaminya Berteman dengan Mantan Istri, Wanita Ini Menyamar dan Tipu Hingga Ratusan Juta

Tahu suaminya berteman dengan mantan istrinya di media sosial, wanita ini nekat melakukan penipuan.

Tayang:
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
eva.vn
Ilustrasi penipuan yang dilakukan seorang wanita terhadap mantan istri suaminya. 

TRIBUN-MEDAN.com – Tahu suaminya berteman dengan mantan istrinya di media sosial, wanita ini nekat melakukan penipuan.

Dia menipu mantan istri suaminya dengan berpura-pura menjadi suami tersebut dan meminjam uang dengan jumlah yang besar.

Kasus tersebut baru-baru ini terjadi di Kota Sanghai, China.

Seorang wanita berpura-pura menjadi suaminya untuk mengelabui mantan istri suaminya dalam waktu yang lama.

Wanita ini akhirnya menerima hukuman yang pantas ia terima.

Pada tanggal 9 Maret, Pengadilan Rakyat Distrik Manchang, Kota Sanghai, China, menyelesaikan kasus penipuan uang yang dilakukan seorang wanita.

Total uang yang dia raup hasil dari menipu mantan istri suaminya tersebut mencapai 330.000 Yuan atau setara Rp 730 juta.

Menurut kejaksaan Distrik Manchang, pada Mei 2020, Li sedang melihat telepon suaminya, Chen Qiang dan tiba-tiba menemukan sesuatu yang aneh.

Ilustrasi penipuan yang dilakukan seorang wanita terhadap mantan istri suaminya.
Ilustrasi penipuan yang dilakukan seorang wanita terhadap mantan istri suaminya. (freepik)

Li melihat mantan istri Chen Qiang, Zhao Fang, berteman dengan akun media sosial WeChat suaminya.

Melihat ini, Li menyamar sebagai Chen Qiang dan dengan sukarela menerima persahabatan dengan Zhao Fang.

Mereka tetap menjalin komunikasi dan bahkan berbicara dengannya.

Di sisi lain, Zhao Fang mengira mantan suaminya ingin kembali menjalin komunikasi, jadi dia menerimanya.

Pada akhir Mei 2020, Li membutuhkan uang dalam jumlah mendesak untuk memperbaiki rumahnya.

Jadi dia masuk ke akun WeChat Chen Qiang dan berbicara dengan Zhao Fang, memberitahu dia bahwa perusahaan yang dia dirikan bersama beberapa teman sedang menghadapi kesulitan dan bahkan harus ditutup.

Jadi mereka sangat membutuhkan uang sebesar 40.000 Yuan atau sekitar Rp 88 juta.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved