Kisah Pria Programmer Putus Asa Sampai Nekat Sambung Kepalanya ke Tubuh Orang Lain agar Tetap Hidup
Hal inilah yang kemudian menyebabkan dia harus duduk di kursi roda selama sisa hidupnya.
TRIBUN-MEDAN.com - Kepala seorang programmer komputer bernama Valery Spiridonov dari Vladimir disambung atau di transplantasikan ke orang lain.
Proses transplantasi ini dilakukan pada pertengahan 2017.
Valery Spiridonov secara sukarela memberikan kepalanya untuk ditransplantasikan ke tubuh pendonornya.
Rencana transplantasi dilakukan oleh ahli bedah Italia Sergio Canavero (Sergio Canavero).
Spiridonov menderita distrofi otot.
Hal inilah yang kemudian menyebabkan dia harus duduk di kursi roda selama sisa hidupnya.
Menurut Spiridonov, dia dengan putus asa terpaksa melakukan transplantasi.
Keputusan ini diambilnya agar mendapatkan tubuh yang baru dan sehat selama dirinya masih hidup.
Sayang, hingga pertengahan Januari 2018, berita transplantasi kepala seolah hilang seperti asap.
Dilansir dari Rbth.com, di balik kontroversi ini ternyata menyimpan sejumlah fakta seperti dilansir Tribunmedan.com dari Suar, Jumat (19/3/2021).
1. Tak bisa memilih tubuh
Valery Spiridonov tidak akan bisa memilih tubuh untuk dirinya sendiri
Kemungkinan besar, calon tubuh baru Spiridonov akan diambil dari seseorang yang telah mengalami kecelakaan serius
Atau pendonor yang dijatuhi hukuman mati.
Satu-satunya harapan adalah bahwa dirinya bisa mendapatkan tubuh seorang pria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/valery-spiridonov-mendonorkan-kepalanya.jpg)