Breaking News:

Kesehatan

Bisa Kebotakan, Jangan Onani Ekstrem, Berikut Dampak Buruk Pria yang Sering Keluar Sperma

Onani atau masturbasi adalah kegiatan mengeluarkan sperma dengan sengaja untuk mendapatkan kesenangan dari diri sendiri.

tribunnews.com
Ilustrasi keluar sperma - Bisa Kebotakan, Jangan Onani Ekstrem, Berikut Dampak Buruk Pria yang Sering Keluar Sperma 

TRIBUN-MEDAN.com - Sistem reproduksi pria tentu sangat berbeda dengan wanita.

Dikutip dari laman alodokter.com, sebelum membuahi sel telur, sperma harus melalui proses yang dikenal dengan spermatogenesis.

Proses ini terjadi di dalam testis, sedangkan tempat penyimpanan sperma sementara terletak di bagian vas deferens. Proses spermatogenesis ini dimulai sejak Anda mengalami pubertas.

Setidaknya 100 juta sperma diproduksi di testis setiap harinya, dengan ukuran panjang sekitar 0,05 milimeter.

Proses perkembangan sperma hingga dapat membuahi sel telur membutuhkan waktu sekitar 70 hari. 

Ilustrasi sperma.
Ilustrasi sperma. (Eraxion)

Semua tahapan spermatogenesis terjadi di dalam testis dan proses ini terjadi secara terus-menerus selama seorang pria hidup.

Spermatogenesis menghasilkan satu spermatosit, yaitu sel sperma tahap awal yang nantinya akan membelah kembali dan menghasilkan 4 sperma yang lebih kecil ukurannya.

Pada kenyataannya sperma adalah sel yang sangat rapuh dan mudah sekali mati.

Karenanya sangat penting sekali untuk menjaga pola hidup sehat terutama kesehatan yang erat kaitannya dengan reproduksi.

Ada berbagai macam hal yang dapat merusak kualitas sperma, salah satunya adalah terlalu sering melakukan onani.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved