Breaking News:

Kotak Amal Terduga Teroris di Sumut diduga Berafiliasi dengan Lembaga Amil Zakat Abdurahman bin Auf

Bahkan di daerah Desa Manunggal Deliserdang diamankan brosur hingga pakaian untuk mengambil uang-uang di dalam kotak amal. 

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Kotak amal Baitul Mal Abdulrahman Bin Auf, Sabtu (27/3/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan kotak amal yang diamankan Densus 88 dari para terduga teroris di Sumatera Utara digunakan untuk dilakukan tindakan kekerasan.

Kotak amal tersebut diduga berafiliasi dengan Lembaga Amil Zakat Abdurahman bin Auf (LAZ-ABA) Tanjungbalai dengan aktivitas terorisme Jamaah Islamiyah.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan ratusan kotak amal tersebut disebar di berbagai lokasi seperti rumah makan, swalayan dan pasar.

"Seperti yang sudah ada dulu di Tanjungbalai itu di rumah makan, kemudian di minimarket, supermarket, swalayan, pasar itu yang sudah kita amankan. Posisinya masih ada di lokasi-lokasi itu," bebernya kepada tribunmedan.com, Sabtu (27/3/2021).

Bahkan di daerah Desa Manunggal Deliserdang diamankan brosur hingga pakaian untuk mengambil uang-uang di dalam kotak amal. 

"Kecuali di Desa Manunggal itu ada brosur itu ada stiker juga ada beberapa lembar pakaian yang digunakan terduga teroris untuk mengambil uang di kotak amal yang sudah terisi kemudian dikumpulkan," jelas Hadi.

Ia menyebutkan bahwa uang tersebut digunakan untuk melakukan tindakan kekerasan.  "Uang yang kemarin ada beberapa di tempat kejadian. Itulah diduga dilakukan untuk melakukan aksi-aksi kekerasan. Jadi pendanaan dilakukan dari kota-kotak amal," jelasnya.

Hadi juga menyebutkan, pihak kepolisian waktu bersamaan telah menyita puluhan kotak amal dari daerah Kecamatan Kisaran Kabupaten Asahan. 

"Jadi updatenya hampir dalam waktu yang bersamaan, saat dilakukan penyitaan barang bukti yang ada di Deliserdang desa Manunggal yang kurang lebih ratusan kotak amal itu. Juga sebelumnya penyitaan yang sama di daerah Kisaran Kabupaten Asahan. Ada juga puluhan kotak Amal yang disita oleh Polres Asahan dan Jatanras Polda Sumut membackup Densus," terang Hadi. 

Ia menyebutkan bahwa keseluruhan kotak amal tersebut telah dibawa ke Polda Sumut. "Sekarang barang bukti itu untuk yang di Asahan sudah kita amankan dan sudah kita tarik ke Polda, ada puluhan," bebernya. 

Hadi menyebutkan bahwa total terduga teroris yang sudah diamankan berjumlah 18 orang.

"Jumlah total ada 18 orang, dari tahap pertama ada 8 orang ada di Tanjungbalai, Medan, berikutnya 7 orang dan 3 orang," pungkasnya.

(vic/tribunmedan.com) 

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved