Breaking News:

Petani Keluhkan Anjloknya Harga Gabah, Dinas Tanaman Pangan Sumut: Masih Stabil di Atas Rp 4.200

Ia mengatakan bahwa harga gabah di Sumut saat ini masih dalam kategori stabil di atas Harga Pokok Penjualan (HPP) di angka Rp 4200.

Tribun Medan
Kelompok Tani Matahari Desa Bagan Bilah sedang panen padi beberapa waktu lalu. Saat ini mayoritas rata-rata usia para petani pada usia 40 hingga 50 tahun. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah petani di berbagai daerah mengeluhkan penurunan harga gabah di tengah adanya isu impor beras yang hendak dilakukan pemerintah.

Namun keluhan para petani ini menurut Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, M. Juwaini tidak berdasar, karena tidak ada penurunan harga gabah.

Ia mengatakan bahwa harga gabah di Sumut saat ini masih dalam kategori stabil di atas Harga Pokok Penjualan (HPP) di angka Rp 4.200.

"Informasi yang saya dapat kemarin, di daerah Namorambe dan Deliserdang itu harga di atas HPP. Kalau untuk harga Rp 4300 itu masih di atas HPP jadi masih stabil," ungkap Juwaini, Selasa (30/3/2021).

"Lagian kita panennya tidak serentak, tidak semua merayakan panen raya namun bertahap. Daerah kita masih ada yang panen dan ada juga yang lagi tanam dia bertahap," lanjutnya.

Saat disinggung mengenai harga pupuk yang dikabarkan meningkat sekitar Rp 25 ribu- Rp 30 ribu per karung, Juwaini memastikan bahwa harga masih dalam kondisi stabil.

Tambahnya, ia juga mengatakan bahwa pihak pemerintah maupun Bulog menjamin penyerapan gabah petani secara menyeluruh.

"Realisasi gabah ini secara penuh diserap oleh penggilingan padi dan terserap semua dan kalau harganya segitu juga. Hampir 100 persen terserap oleh stakeholder terkait seperti kilang padi ataupun Bulog. Jadi tidak ada gabah petani yang tidak terserap," Kata Juwaini.

Untuk memastikan hal tersebut, Juwaini juga terus memantau harga gabah dan hasil panen milik para petani.

"Kita terus mengontrol gabah di lapangan secara menyeluruh apabila ada serangan hama atau penyakit lain. Kan itu yang buat harga gabah jatuh. Itu yang terus kita pantau saat ini agar harga gabah dapat stabil di atas HPP," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com) 

Penulis: Kartika Sari
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved