Breaking News:

Kampung Matio Siantar Geger, Seorang Pria Tua Ditemukan Tewas di Sawah

Alpidun sendiri mengaku hendak melihat saluran air di sawahnya, Rabu (31/3/2021) pagi. Namun setelah berjalan, ia melihat sesosok mayat terlentang. 

Alija / Tribun Medan
Jenazah Jawaman Saragih (57) tergeletak di tengah persawahan Kampung Matio, Kelurahan Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Rabu (31/3/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR  - Seorang petani di Kampung Matio, Kelurahan Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar kaget melihat seorang pria dewasa telentang di sawah.

Petani bernama Alpidun Siahaan (62) itu terkejut karena separuh badan pria yang dilihatnya tenggelam di air.

Alpidun sendiri mengaku hendak melihat saluran air di sawahnya, Rabu (31/3/2021) pagi. Namun setelah berjalan, ia melihat sesosok mayat terlentang. 

"Tadi mau melihat saluran air sawah, kok ada mayat," ujar Alpidun yang kemudian langsung melaporkan temuannya ke tetangga dan kepala lingkungan sampai ke pihak berwajib.

Diketahui mayat tersebut adalah Jawaman Saragih, 57 tahub. Belakangan diduga korban hendak membuka kandang bebeknya pagi itu, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Mayat pria itu dievakuasi Kanit Reskrim Polsek Siantar Marihat Ipda MP Simanjuntak bersama personel piket datang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah Jawaman ke ruangan Forensik RSUD Djasmen Saragih Pematangsiantar.

"Tadi bersama Tim Inafis Polres Pematangsianyar turun ke TKP, lalu mengevakuasi jenazah korban ke ruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih guna keperluan visum," ujar MP Simanjuntak, yang di temui di pelataran ruangan Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Terpisah, pria bermarga Manurung yang mengaku sebagai menantu Almarhum Jawaman Saragih mengatakan, mertuanya pergi ke sawah untuk mengasih makan ternak dan mengutip telur bebek 

"Mertua ku tidak ada memiliki penyakit tapi beberapa hari belakangan korban merintih kesakitan di bagian perut. Sempat mertua ini jatuh dari sepedamotor tiga hari yang lalu," kata Manurung kembali.

Keluarga bersama polisi hingga berita ini diturunkan masih mengurus administrasi kepulangan jenazah.

Keluarga sendiri, ujar Manurung, telah ikhlas dengan kepergian Jawaman Saragih untuk selamanya.

Bersamaan dengan itu, Br Simanjuntak istri dari Jawaman Saragih mengatakan, suami memang memiliki riwayat penyakit asam lambung. Bahkan karena sakit asam lambung, suaminya pernah jatuh dari sepeda motor.

"Memang ada penyakit asam lambungnya. Baru kemarin itu jatuh dari sepeda motor dan dibawah ketiaknya sakit," ucapnya menitikkan air mata.

(Alj/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved