Kebakaran di Jalan HM Yamin

Kisah Nek Otong saat Lompat dari Lantai Dua Selamatkan Diri dari Kepungan Kobaran Api

Orangtua dari pemilik ruko toko perabot yang terbakar menceritakan bagaimana dia menyelamatkan diri dari kobaran api di dalam gedung rumahnya

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN
Zubaidah alias Nek otong, ibu dari pemilik toko perabot di Jalan HM Yamin masih syok mengetahui anaknya meninggal dunia, Kamis (1/4/2021).(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-Kebakaran toko perabot di Jalan HM Yamin, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan menyisakan duka mendalam bagi Zubaidah.

Dia adalah orangtua dari Hasanuddin, korban yang tewas dalam kebakaran ini.

Saat diwawancarai, Zubaidah yang akrab disapa Nek Otong ini terlihat menangis.

Dia mengalami luka di bagian kaki, lantaran nekat dari lantai dua toko perabit tersebut.

"Tadi saya sempat ditolong waktu melompat," kata Zubaidah, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: BREAKINGNEWS-Ruko Dua Lantai Hangus Terbakar, Petugas Gotong Jenazah Pakai Kantung Mayat

Lantaran kakinya robek terkena besi di teras loteng, Zubaidah pun mendapat jahitan.

Dia kemudian ditenangkan warga, dan dibawa ke dalam mobil untuk menenangkan diri. 

Sementara itu, Madan, saksi mata yang berada di lokasi menjelaskan, saat kejadian Zubaidah sedang tidur di kamarnya yang berada di lantai dua bangunan.

Ia sama sekali tak sadar ketika api sudah mulai berkobar.

Baca juga: Pemilik Toko Perabot Tewas Terpanggang, Berikut Kronologis Lengkap dari Kapolsekta Medan Timur

Hingga akhirnya petugas parkir yang ada di seberang toko berteriak keras, agar warga membantu memadamkan api.

Dibantu beberapa juru parkir dan ojek online yang berada di lokasi, mereka akhirnya mendekati ruko yang sedang terbakar.

Saat Madan berusaha mendekati ruko, ia mendengar ada dua orang yang masih terjebak dalam bangunan tersebut.

Sampai akhirnya mereka berteriak-teriak memanggil Zubaidah, yang sedang tertidur di lantai dua bangunan.

Baca juga: Api di Toko Perabot Padam Setelah Enam Unit Mobil Pemadam Dikerahkan ke Lokasi

Dalam kondisi setengah sadar, Zubaidah kebingungan ketika warga sudah berkumpul di bawah.

Akhirnya warga meminta agar wanita berusia 71 tahun itu melompat dari lantai dua, sementara warga menampung tubuh Zubaidah di bawah.

"Gak tau dia kalau kebakaran. Kami bangunkan, kami lempari kaca jendela itu biar bangun. Terakhir barulah dia lompat lewat tangga," kata Madan, yang merupakan juru parkir di lokasi.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved