Breaking News:

News Video

Suzen Ramsi boru Simangunsong Sudah Suka Olahraga sejak di Bangku SMP

Suzen menyatakan ia mengikuti cabor karate karena saat itu dirinya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sewaktu SMP.

Suzen Ramsi boru Simangunsong Sudah Suka Olahraga sejak di Bangku SMP

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Suzen Ramsi boru Simangunsong mengaku dirinya sudah menyukai olahraga sejak kecil, tepatnya sejak dirinya duduk di bangku Sekolah Menegah Pertama (SMP).

Ia menceritakan kali pertama jadi atlet tahun 2007 dan saat itu Suzen menjadi atlet dari cabang olahraga (Cabor) karate. Suzen menyatakan ia mengikuti cabor karate karena saat itu dirinya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sewaktu SMP. "Saat itu saya sempat ikut kejuaraan daerah (Kejurda) Sumut tahun 2009 dan Kejurda tahun 2010, namun tidak juara," katanya, Jumat (2/4/2021).

Jadi, akunya, saat itu dirinya tidak pernah berpikir untuk menjadi atlet baik itu dari cabang olahraga (Cabor) Karate ataupun Cabor Tinju. Karena, akunya saat itu dirinya hanya mengikuti karate karena ekstrakurikuler sekolah dan setelah itu dirinya mengaku semakin menyukai olahraga.

Suzen menceritakan saat mengikuti kejuaraan karate dirinya tidak mendapatkan hasil yang bagus alias tidak pernah juara. "Saat itu papa saya sedang melatih atlet-atletnya. Terus para atlet yang dibina oleh beliau (Papa) melihat saya langsung mengajak saya untuk latihan bareng mereka. Saat itu latihan fisik. Lambat laun saya jadi tertarik dan ingin mencoba latihan pukulan ke pelatih (papa). Setelah itu saya ngerasa senang aja dengan olahraga tinju memukul dengan full power, makanya sampai sekarang saya menjadi atlet tinju," jelasnya seraya menyatakan kalau karate tidak bisa full power untuk memukul.

Ia mengaku seiring berjalannya waktu dirinya semakin menyukai olahraga tinju dan bertekad akan menjadi atlet yang bisa membawa nama harus Provinsi Sumut disetiap even yang ia lakukan.

Untuk saat ini, akunya, Suzen fokus agar dirinya bisa berprestasi dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan pada Oktober 2021 mendatang. "Saya fokus melakukan pembenahan diri agar bisa tampil maksimal nanti di Papua," katanya.

Mengenai lawan yang harus diantisipasi saat PON Papua, anak dari pasangan Jhoni Ramsi Simangunsong dan Suwarni Tanjung ini menyatakan semua atlet yang mendapat tiket PON pasti perlu diantisipasi. Namun, sambungnya tetap ada kategori yang harus diwaspadai saat perhelatan itu berlangsung.

"Mengingat ini PON pertama saya, makanya saya sulit menentukan siapa lawan yang masuk kategori diwaspadai. Namun, saya juga dianjurkan pelatih untuk melihat kemampuan dari atlet yang ada di provinsi lain yang juga mendapat tiket PON. Nah dari situ, saya simpulkan bahwa atlet dari Provinsi Kalsel, NTB dan Jabar menjadi lawan yang harus saya waspadai," terangnya.

Mengenai alasan kenapa ketiga provinsi tersebut, Suzen mengaku mereka jauh lebih senior dan jauh lebih pengalaman dan jam terbangnya sudah tinggi. Maka dari itu, masih dikatakan Suzen, dirinya tidak akan gentar saat bertemu di atas ring dengan lawan yang patut diwaspadai.

"Saya berlatih keras dan berdoa. Karena saya meyakini bahwa kalau kerja keras tidak akan mengkhianati hasil," ungkapnya.

Suzen juga menargetkan saat PON Papua, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa membawa pulang medali emas yang nantinya akan ia persembahkan kepada kedua orangtuanya. "Saya akan sembahkan ke mereka (Orangtua) apabila saya bisa bawa pulang emas," pungkas wanita yang acapkali dibilang tomboi sama teman-temannya ini.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan akbar
Editor: heryanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved