Istri Terduga Teroris Terlilit Utang, Jokowi Langsung Kirim Staf Beri Bantuan

Presiden RI Joko Widodo langsung mengirim stafnya untuk menyerahkan bantuan pada keluarga terduga teroris yang terlilit utang

Editor: Array A Argus
KompasTV
Tanggapan Presiden Jokowi 

TRIBUN-MEDAN.com,--SA (25) istri dari terduga teroris BS (43) sempat mengaku terlilit utang dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sejak suaminya ditangkap Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Setelah kisahnya itu didengar oleh Presiden RI Joko Widodo, presiden langsung mengirimkan stafnya untuk menyerahkan bantuan pada SA.

Jokowi merasa iba dan kasihan melihat SA, yang saat ini memiliki bayi dan butuh uang untuk mencicil utang di bank.

Baca juga: Pengakuan Anggota FPI Pembuat Bom dan Soal Kekecewaan pada Pemerintah Masa Pilpres

Setelah mengutus stafnya, bantuan dari presiden itupun diserahkan langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif pada SA di kediamnnya yang berada di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bantuan uang tunai itu kemudian disampaikan langsung oleh Kapolres Sukabumi kepada SA, pada Sabtu (3/4/2021).

"Istri terduga teroris di Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi terlilit utang hingga membuat orang nomor satu di negeri ini memberikan bantuan, bantuan yang diberikan secara langsung oleh staf kepresidenan melalui Kapolres diterima langsung oleh SA," kata Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman.

"Pemberian santunan ini berawal dari pemberitaan media online yang dibaca oleh Presiden, bahwa istri terduga teroris ini mengeluh ketika suaminya yang terduga teroris ditangkap Densus 88 di Jakarta, bahwa keluarganya harus menanggung beban hidup anak yang masih bayi dan membayar cicilan bank," beber Ipda Aah.

Baca juga: Wakil Ketua Bidang Jihad FPI Terlibat Terorisme dan Hadiri Sidang Rizieq Shihab, Ini Kata Warga

Aah juga menambahkan, bantuan yang disampaikan merupakan santunan berupa uang untuk meringankan beban SA.

"Amanah atau bantuan ini berupa santunan kepada istri terduga teroris berupa uang tunai, bantuan yang diberikan oleh Polres Sukabumi melalui Kapolres dari staf Kepresidenan ini murni bantuan dan tidak ada maksud lain," ujarnya.

Setelah menerima bantuan itu, SA pun merasa lega.

Dia merasa bebannya sedikit berkurang, berkat bantuan dari Presiden RI Joko Widodo. 

Baca juga: Terduga Teroris Tajir Dijuluki Juragan Tanah, Warga Baru Tahu Wakil Ketua Bidang Jihad FPI

"SA istri terduga teroris merasa senang, karena keluhan dirinya yang dimuat oleh salah satu media online direspons baik sama Presiden Joko Widodo," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi teror yang terus terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air beberapa hari ini juga berujung kesedihan bagi SA warga Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi .

Suaminya, BS ikut ditangkap karena diduga terlibat dalam peledakan bom di Makassar, Minggu (28/3) lalu.

SA kini terpaksa harus berjuang sendirian merawat anak mereka yang baru berusia tiga bulan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved