Ternyata Ini Alasan Makam Penyerang Mabes Polri tak Dipasang Nisan, Tangis Ibunda Zakiah Aini Pecah
Berbeda dari makam lainnya, makan Zakiah Aini terlihat tanpa nisan. Layaknya kuburan baru, tanah merah masih terlihat jelas.
TRIBUN-MEDAN.com - Zakiah Aini, wanita berusia 25 tahun, mendadak berani menyerang Mabes Polri di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (3/4/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.
Dari bukti rekaman CCTV, Zakiah Aini tampak menjalankan aksi nekat itu seorang diri. Ia lalu menodongkan senjata kepada petugas.
Setelah mengeluarkan beberapa tembakan, Zakiah akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas polisi. Peluru yang menembus jantungnya membuat wanita berusia 25 tahun ini tewas di tempat.
Zakiah yang tinggal di sebuah rumah di kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, ini dikenal penyendiri.
Menurut kesaksikan Ketua RT 003/010, Kasdi, Zakiah lebih senang berada di kamarnya ketimbang berbaur dengan keluarga ataupun warga sekitar.
Baca juga: Terbongkar Hubungan Ria Ricis dan Atta Halilintar, Pantas Saja tak Diundang, Sule: Pernah Pacaran?
"Saya sendiri enggak pernah melihat. Kata kakaknya, pelaku (Zakiah) keluar di teras itu paling beberapa menit saja. Setelah itu langsung balik tuh masuk ke dalam kamar," ujar Kasdi kepada Kompas.com, Kamis (1/4/2021) siang.
Kasdi mengatakan, anaknya sering main ke rumah Zakiah. Hanya saja, dia tidak berinteraksi dengan pelaku teror tersebut karena selalu mengurung diri di kamar.
"Dia betahnya di kamar. Anak saya sering main ke rumahnya, jarang ketemu. Anak saya mainnya sama keponakannya (Zakiah)," sambungnya.
Kasdi mengaku mendapat informasi dari keluarga Zakiah bahwa si putri bungsu kerap berganti nomor telepon seluler (ponsel).
Baca juga: Pengakuan Jujur Ahmad Dhani Minta Musisi yang Rajin Sholat 5 Waktu Ini Pergi dari Dewa 19
Hal tersebut menjadi masalah saat keluarga mencoba menghubungi Zakiah yang tak kunjung pulang ke rumah di hari penembakan.
"Pas kejadian kemarin, keluarganya sempat cari Zakiah. Tapi nomor HP pelaku ini gonta ganti dan tiap kali ngelacak, nomor pelaku enggak pernah ketemu," terang Kasdi.
Zakiah, menurut sepengetahuan Kasdi, pamit meninggalkan rumah sekitar pukul 08.30 WIB.
"Pelaku (Zakiah) pukul 08.30 WIB, dia pamit ke orangtuanya bilangnya mau keluar sebentar. Tetapi nyatanya sampai seharian itu," ucap Kasdi.
Baca juga: Cerita Amanda Manopo, Andin Ikatan Cinta Beruntung Tangannya Ditepis Karena Nyaris Kena Pelet
Karena tak kunjung pulang dan tanpa kabar, keluarga disebut sempat melapor ke kantor polisi sebelum akhirnya mendapat informasi terkait penembakan di Mabes Polri.
"Keluarga sempat lapor kepolisian karena anaknya tak kunjung pulang. Orang Polda (Metro Jaya) juga datang ke sini nanyain ke rumah saya. Saya kaget juga dari Polda, ada apa nih," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/fotojetjpg-20210403022251.jpg)