Program Vaksinasi Latsitarda di Sumut
Puluhan Lansia Telantar Tunggu Vaksinasi Lasitarda di Asrama Haji Medan, Berjam-jam Duduk di Semen
Ratusan warga lanjut usia (lansia) dari berbagai wilayah Kota Medan mengikuti vaksinasi di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Rabu (7/4/2021).
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan warga lanjut usia (lansia) dari berbagai wilayah Kota Medan mengikuti vaksinasi di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Rabu (7/4/2021).
Vaksinasi yang diinisiasi oleh TNI-Polri, serta Dinas Kesehatan Pemprov Sumut ini direspons antusias dari warga lansia.
Terlihat puluhan personel Polri dan TNI mendampingi para lansia dan beberapa berjaga di pintu masuk dalam pelaksanaan vaksinasi.
Namun, tampak puluhan lansia duduk di pinggiran semen aula bahkan ada yang di tangga.
Pasalnya, kursi yang disediakan di depan aula tidak mencukupi.
Nenek-nenek tersebut terlihat duduk termenung bersama teman-temannya di bawah pilar aula Madinatul Hujjaj sambil menunggu giliran untuk dipanggil.
Saat diwawancarai salah seorang lansia bernama Nur Baiti, warga Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan menyebutkan dirinya sudah tiba di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, dan kini sedang menunggu untuk dipanggil.
"Sudah dari jam 10 pagi tadi dari Belawan menunggu di sini. Yang mengajak ke sini dari Polres Belawan," bebernya.
Baca juga: CELANA DALAM MERAH Luna Maya Terlihat dari Balik Jeans Pancing Mata Netizen, Buat Heboh Dapat Pujian
Baca juga: Viral Seorang Ayah di Medan Tega Mau Pukuli Anak Gadisnya yang Cantik Pakai Kayu dan Parang
Nenek Nur yang sudah berusia 73 tahun tersebut menerangkan dirinya sudah sejak pagi menunggu di pinggiran semen aula dan tidak mendapatkan tempat duduk.
"Sudah dari tadi pagi sampai sudah di sini, katanya nunggu dulu sebelum dipanggil. Tadi enggak dapat bangku jadi duduk di sini. Sudah dari jam 10 tadi duduk di semen ini nunggu dipanggil," cetusnya.
Ia menyebutkan dirinya sudah lapar dan belum mendapatkan makan siang.
"Saya sudah lapar belum ada dapat makan siang, tadi katanya bakal dapat makan siang tapi ini masih menunggu lagi. Ini sudah sakit jantungnya," cetus Nur.
Nenek lainnya yang juga duduk di pinggiran semen aula bernama Sarinem (66), warga Medan Belawan menyebutkan dirinya juga sudah menunggu lama hingga dua jam namun belum dipanggil untuk divaksin.
"Saya sudah adalah 2 jam di sini, katanya menunggu dulu baru divaksin, tapi saya belum dipanggil. Teman saya baru dua orang dapat kertas untuk vaksin. Tapi saya belum," bebernya.
Saat ditanya mengenai kursi tunggu yang sudah habis, Ibu Sarinem mengaku pasrah saja.
"Mau gimana lagi, nunggu aja di sini," bebernya.
Baca juga: Gejolak Kenaikan Harga BBM di Sumut Terus Berlanjut, Giliran PMII Akan Turun ke Jalan
Baca juga: Ayah-Ibunya Jadi Korban Tabrak Lari, Mega Nainggolan Kini Jual Cabai Demi Biaya Hidup Tiga Adiknya
Saat dikonfirmasi, Kadis Kesehatan Provinsi Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan menyebutkan bahwa vaksinasi di Asrama Haji ini merupakan bagian dari Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara yang dibuka di Sumut.
"Jadi vaksinasi ini ditujukan untuk 1.000 orang lansia dan untuk 200 orang purnawirawan dalam angka pembukaan Latsitarda Nusantara yang Akmil dan Akpol tadi," ungkapnya.
Saat dikonfirmasi terkait adanya lansia yang tidak mendapatkan tempat duduk dalam kegiatan vaksinasi ini, Alwi menyebutkan bahwa para lansia tersebut tidak terdaftar.
"Oh itu sebagaian yang tidak dapat tempat duduk itu sebenarnya yang tidak terdaftar, jadi datang aja gitu," bebernya.
Alwi menyebutkan bahwa lansia yang terdaftar adalah yang dibawa oleh para polisi di polsek-polsek di Medan.
"Yang terdaftar itu yang dibawa polsek-polsek itu. Ini untuk masyarakat umum tapi yang bawa Polsek. Jadi yang tidak terdaftar itu tidak kita layani," pungkasnya.
Ia menyebutkan bahwa vaksinasi lansia di Asrama Haji ini adalah bagian dari vaksinasi di Lanud Soewondo Medan.
"Vaksinasi di Lanud Soewondo itu bagian dari sini juga. Untuk yang di sini sudah tervaksin sekitar 500 orang. Jadi ini satu hari saja kegiatannya," bebernya.
(vic/tribun-medan.com)