Breaking News:

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Pergub PBBKB Tak Boleh Pengaruhi Harga BBM Nonsubsidi di Sumut

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akhirnya menyampaikan alasan menerbitkan Pergub Nomor 01 Tahun 2021

TRIBUN MEDAN / Mustaqim Indra Jaya
Gubernur Edy Rahmayadi didampingi Forkopimda Sumut memberikan keterangan usai membuka Musrenbang Pemprov Sumut di Hotel Santika Medan, Kamis (8/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi akhirnya menyampaikan alasan menerbitkan Pergub Nomor 01 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Edy menjelaskan bahwa kondisi perekonomian Sumut setelah dihantam pandemi covid-19 dalam setahun terakhir mengalami penurunan, yakni minus 1,07 persen.

Padahal sebelum pandemi covid-19 melanda, pertumbuhan ekonomi Sumut mencapai 5,22 persen.

Sehingga demi memulihkan kondisi ekonomi, maka Pemprov Sumut menaikkan PBBKB dari 5 persen menjadi 7,5 persen.

"Perlu saya jelaskan di sini. Saat ini Sumut minus 1,07 persen. Kenapa tidak dinaikkan di tahun 2020, seperti yang dilakukan provinsi-provinsi lain? Karena saya melihat, di bulan April, harapannya covid-19 itu tidak sepanjang ini," kata Edy, usai membuka Musrenbang Pemprov Sumut di Hotel Santika Medan, Kamis (8/4/2021).

BACA: Gejolak Kenaikan Harga BBM di Sumut

"Kenapa tidak dinaikkan? Karena posisi Sumut saat itu masih 5,22 persen. Tetapi sekarang ini minus 1,07 persen," tambahnya.

Ungkap mantan Pangkostrad tersebut, bila tidak ada solusi dari Pemprov Sumut, maka dikhawatirkan Sumut akan mengalami deflasi.

Dan menurutnya, kondisi tersebut akan membahayakan Sumut.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved