Breaking News:

Pedagang Daging Galau Jelang Punggahan Ramadan, Ternyata Karena Masalah Ini

Harga daging sapi dan daging ayam menanjak tajam jelang Ramadan tahun ini. Sejumlah pengecer pun merasa was-was

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
Pedagang saat memotong daging ayam di Pusat Pasar Medan, Sabtu (3/4/2021). Sejak sepekan terakhir harga daging ayam meroket hingga Rp 26 ribu per kg lantaran stok di Kota Medan mulai menipis.(TRIBUN MEDAN/KARTIKA) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Jelang Ramadan, harga sembako di Pasar Pendidikan Medan, Jalan Pasar III, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur mengalami kenaikan harga cukup signifikan, Minggu (11/4/2021).

Berdasarkan pantauan, harga daging sapi yang sebelumnya berkisar seharga Rp 120 ribu kini melonjak drastis mencapai Rp 130 ribu per kg.

Adapun kisaran untuk harga daging has seharga Rp 130 ribu, babat seharga Rp 65 ribu, dan tulang sum-sum seharga Rp 25 ribu.

Baca juga: Kompol Rudi Silaen Kena Tipu Bawahan soal Pembelian Sapi, Istri Jadi Saksi di Persidangan

Penjual daging, Evi mengungkapkan bahwa menjelang detik-detik Ramadan, khususnya dalam pelaksanaan tradisi punggahan, kenaikan harga daging ini bisa berdampak pada anjloknya daya jual. 

"Masa corona seperti ini galau kami, karena daging belum laku banyak," kata Evi.

Dia mengatakan, saat ini harga daging sapi mengalami kenaikan.

Sehingga, dia risau jika kenaikan harga berimbas pada daya beli masyarakat.

Baca juga: Sejak Libur Tahun Baru, Harga Daging Sapi dan Ayam Terus Meroket

Senada disampaikan Ida penjual daging ayam.

Katanya, harga daging ayam saat ini sudah menyentuh angka Rp 35 ribu.

Padahal sebelumnya, harga daging ayam perkilogram hanya Rp 25 ribu sampai Rp 27 ribu. 

 "Mahal ayam ini karena di PT harga juga naik," katanya.

Menurut Ida, saat ini jumlah pembeli menurun hingga 75 persen.

Baca juga: Harga Daging Ayam Meroket, KPPU Sumut: Stok Aman Jelang Ramadan

"Karena pandemi kan jadinya banyak yang pilih enggak beli. Ini aja masih banyak daging kita. Biasa ini udah ramai, tapi tahun ini enggak terlalu," kata Ida.

Dia berharap, agar pemerintah daerah bisa menstabilkan harga daging, khususnya di kalangan pedagang eceran seperti dirinya. 

"Tolonglah pemerintah, jangan tinggi kali harga ini dibuat. Gak sanggup juga kita kalau tinggi kali harga ini. Semoga juga Ramadan ini ada peningkatan penjualan lah," kata Ida.(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved