Breaking News:

TRIBUNWIKI

Makna Singkap Rere dalam Budaya Batak Toba

Sehingga setelah kepergian dari pasangan, beberapa waktu kemudian istrinya akan melangsungkan pernikahan dengan iparnya. 

TRIBUN MEDAN/ANGEL
Pementasan Teater Singkap Rere di Taman Budaya 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Singkap Rere atau Ganti Tikar merupakan satu diantara budaya Batak Toba. 

Singkap Rere dimaknai sebagai pernikahan seorang perempuan yang telah menjanda menikahi adik atau abang iparnya (adik atau abang kandung mendiang suaminya). 

Sutradara teater Singkap Rere, Rita Pasaribu, menjelaskan orangtua mendiang suami perempuan itulah yang menyuruhnya menikahi adik atau abang kandung dari suaminya sendiri. 

Baca juga: TERKUAK, Caca Tengker Dikabarkan Pergoki Raffi Ahmad Main Serong, Bongkar saat Iparnya Dekati Nagita

Pementasan Teater Singkap Rere di Taman Budaya
Pementasan Teater Singkap Rere di Taman Budaya (TRIBUN MEDAN/ANGEL)

Singkap Rere dapat dikatakan seperti sebuah pesan dalam suku Batak Toba.

Sehingga setelah kepergian dari pasangan, beberapa waktu kemudian istrinya akan melangsungkan pernikahan dengan iparnya. 

Tujuan tersebut guna membantu kehidupan dirinya dan anak-anaknya dan biasanya dalam adat Batak akan sering dibicarakan oleh mertua dari mendiang agar memikirkan bagaimana kedepannya untuk anak dan harta yang tinggalkan tetap pada keturunan itu. 

Baca juga: Istri Bupati Ini Tidak Malu Jualan Bubur, Demi Tambahan Uang, Permintaanya Suami Kerja untuk Rakyat

Kedua orangtua dari mendiang pun menginginkan agar keturunan merga tetap sama seperti mendiang suaminya. 

Oleh karena itu, yang pertama harus dipertimbangkan menjadi calon suaminya ialah adik atau abang dari suami yang meninggal. 

Atas dasar Singkap Rere, kalau pria yang mengawini si perempuan adalag adik atau abang kandung si suami atau saudara semarga yang sangat dekat dengan almarhum, maka istilah pernikahannya disebut pagodanghon atau pareakkon. 

Dalam teater Singkap Rere, Sutradara dari teater ini mengungkapkan makna yang ingin disampaikan yaitu pemeran utama yang mencintai suaminya selamanya.

Baca juga: Raba Dada Murid Saat Sekolah, Oknum Kepsek SD Swasta di Medan Selayang Dilaporkan Kasus Cabul

Bahkan sampai meninggal pun berjanji apapun pesan yang disampaikan oleh suaminya tetap ia lakukan meskipun ia harus mengalami pahit getirnya hidup itu. 

Ia harus bersama orang yang tidak diinginkannya tapi keinginan suaminya yaitu harus adik atau abang dari suaminya inilah yang menggantikan peran suaminya.

(cr9/Tribun-Medan.com)

Penulis: Angel aginta sembiring
Editor: Ayu Prasandi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved