Breaking News:

Dititipi Dana PEN Rp 1 Triliun, Bank Sumut Sudah Salurkan Kredit UMKM Sebanyak 61.181 Debitur

Adapun penyaluran kredit untuk UMKM per Maret 2020 adalah Rp 8,9 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 75.627.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/HO
DIREKSI PT Bank Sumut turun langsung melayani transaksi nasabah di beberapa titik lokasi kantor Cabang Bank Sumut dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional 4 September 2020. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bank Sumut kembali menerima penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 1 triliun dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk segmen KUR dan Kredit Super Mikro dan disalurkan dalam jangka waktu enam bulan ke depan hingga Oktober 2021.

Bank Pembangunan Daerah (BPD) PT Bank Sumut akan segera menyalurkan kredit kepada 61.181 debitur pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga pada kuartal 1 2021 ini. 

Adapun total penyaluran kredit UMKM Bank Sumut per Maret 2021 sebesar Rp 7,7 triliun dan disalurkan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Super Mikro.

Sekretaris Perusahaan Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar mengungkapkan bahwa sektor perdagangan besar dan eceran memberi andil terbesar untuk penyaluran kredit UMKM tersebut.

“Untuk segmen kredit terbesar, di sektor perdagangan besar dan eceran dengan share 13,97 persen,” ungkap Syahdan, Rabu (14/4/2021).

Dikatakan Syahdan, nilai penyaluran kredit untuk UMKM mengalami kontraksi sekitar 13,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (year on year).

Adapun penyaluran kredit untuk UMKM per Maret 2020 adalah Rp 8,9 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 75.627.

Dikatakannya, penurunan ini dikarenakan Bank Sumut lebih berhati-hati menyalurkan kredit baru untuk mengantisipasi persoalan debitur gagal bayar kredit.

“Tentunya mengingat dampak Covid 19 Bank Sumut lebih berhati hati dan mengutamakan debitur existing untuk penyaluran kredit,” tutur Syahdan.

Lanjutnya, Syahdan mengatakan bahwa debitur UMKM Bank Sumut yang paling terdampak Covid-19 berasal dari sektor ritel dan sektor pariwisata, seperti perhotelan dan restoran.

"Sebagian besar debitur terdampak Covid 19 adalah sektor ritel, perdagangan termasuk juga usaha perhotelan dan restoran," Pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved