Breaking News:

Human Interest Story

Mengenal Sosok Putri Dilla, Aktivis Mahasiswa yang Jadi Atlet Karate Kebanggan Sumut

Atlet muda berbakat yang memulai karirnya sejak duduk di bangku SMP ini awalnya berkeinginan menjadi pesepakbola wanita.

HO / TRIBUN MEDAN
Putri Dilla saat menjadi juara Satu Pomnas 2019 cabang olahraga Karate. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wanita kelahiran Medan, 18 Juli 1999, Putri Dilla, merupakan satu di antara atlet Karate kebanggaan Sumatera Utara.

Atlet muda berbakat yang memulai karirnya sejak duduk di bangku SMP ini awalnya berkeinginan menjadi pesepakbola wanita.

Namun, keinginannya itu ditentang oleh orang tuanya dan memilih menjadi atlet Karate.

"Ya, awalnya mau jadi pesepakbola. Cuma dilarang sama orang tua, karena Dilla kan cewe. Jadinya Karate, tapi tetap agak ditentang," ucapnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Rabu (14/4/2021) sore.

Dilla sapaan akrabnya, menambahkan, karir Karate diawali ketika duduk di kelas 1 SMP.

"Awalnya kan mau Sepakbola, karena orang tua ga ngizinin jadi masuk Karate. Kebetulan pas SMP kelas 1, di sekolah ada ekstrakulikuler Karate," ujarnya.

Saat disinggung mengenai keikutsertaannya untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua mendatang, Dilla mengatakan, Ia tidak bisa tampil karena kalah saat seleksi prapon.

"Untuk PON, Dilla ga berkontribusi, karena kalah saat seleksi prapon," ucapnya.

Kini Dilla tengah fokus mempersiapkan diri jelang perhelatan Pomnas, yang di agendakan Oktober atau November mendatang.

"Mempersiapkan diri terlebih dahulu, karena sedang mengalami cedera lutut sejak pomnas terakhir 2019. Mempersiapkan diri semakin matang karena ingin mempertahankan waktu pomnas 2019 kemarin alhamdulillah juara 1 (emas) beregu putri," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Ardiyansyah
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved