Breaking News:

Ramadan 2021

Jangan Sampai Menyesal, Puasa Bisa Sia-sia Karena Berbuat Rafats dan Lahwun, Kata Ustaz Nasrulloh

Jangan sampai menjadi manusia yang sia-sia. Sudah berpuasa sehari penuh, namun gara-gara tindakan ini, puasa menjadi sia-sia.

SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGES
Ilustrasi berbuka puasa - Jangan Sampai Menyesal, Puasa Bisa Sia-sia Karena Berbuat Rafats dan Lahwun, Kata Ustaz Nasrulloh 

TRIBUN-MEDAN.com - Jangan sampai menjadi manusia yang sia-sia. Sudah berpuasa sehari penuh, namun gara-gara tindakan ini, puasa menjadi sia-sia.

Seyogyanya berpuasa tidaklah hanya menahan lapar dan haus, namun juga perkataan yang kurang baik.

Begitulah hal yang disampaikan Pimpinan Yayasan Darul Ihsan Kota Pontianak, Ustaz Nasrulloh, Lc.

"Hindarilah rafats, ketika saat berpuasa. Ini tercantum dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya, puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja, tetapi puasa dengan menahan diri dari perkataan lahwun dan rafats. Apabila ada seseorang yang mencelamu, atau berbuat usil kepadamu, katakanlah kepadanya aku sedang berpuasa," katanya, Kamis 15 April 2021.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa (2021) di Padangsidempuan, Dilengkapi Waktu Salat 5 Waktu dan Imsakiyah

Baca juga: Jadwal Buka Puasa di Kota Tanjungbalai dan Sekitarnya, Dilengkapi Juga Waktu Imsakiyah dan Salat

Baca juga: Waktu Buka Puasa Ramadhan 1442 H Untuk Sipirok, Tapsel Sekitarnya, Ada Juga Jadwal Imsak dan Sholat

Hadits ini, kata Ustaz Nasrulloh diriwayatkan Ibnu Majah dan Imam Hakim Syekh Albani yakni dalam Al Targhib Wa Tarhib nomor 1082 dan menyatakan hadist ini adalah sahih.

Lahwun adalah perkataan yang sia-sia atau semisalnya yang tidak berfaedah.

Makna Rafats juga disebutkan dalam kitab Fathul Bari jilid kelima yaitu halaman 157, Ibnu Hajar mengatakan yang artinya istilah rafats digunakan dalam pengertian kiasan untuk hubungan badan dan semua perkataan yang keji.

Maka Imam Al Ashari mengatakan makna rafats, istilah rafats adalah istilah setiap hal yang diinginkan laki-laki pada wanita, atau dengan kata lain rafats adalah kata-kata porno, maka itulah yang membuat amalan seseorang menjadi sia-sia.

Baca juga: Ya Ampun Pak Kades, Bisa-bisanya Nyabu Sebelum Berbuka Puasa, Untung Nggak Ditembak Polisi

"Betapa banyak orang yang masih melakukan seperti ini begitu mudahnya mengeluarkan kata-kata kotor, dusta, sia-sia, menggunjing orang lain, dan melakukan berbagai macam maksiat, ingatlah bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja, namun hendaknya seseorang yang berpuasa menjauhi tindakan yang haram," tuturnya.

Lanjut kata Ustaz Nasrulloh, ada satu diantara petuah yang sangat bagus dari Ibnu Rajab Al Hambali, beliau mengatakan ketahuilah mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wata'ala dengan meninggalkan berbagai syahwat yang sebenarnya mubah ketika diluar puasa seperti makan, atau hubungan badan dengan istri, tidak akan sempurna hingga seseorang mendekatkan diri dengan Allah Subhanahu Wata'ala, dengan meninggalkan perkara dusta, perbuatan dzolim, permusuhan antara manusia dalam masalah darah, harta, kehormatan.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved