Breaking News:

Minggu Malam, Sinabung Dua Kali Erupsi, Semburkan Kolom Abu 2.000 Meter

Sinabung mengalami dua kali erupsi pada Minggu (18/4/2021) malam, pukul 19.26 WIB dan 19.31 WIB

TRIBUN MEDAN / HO
Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi pada Minggu (18/4/2021) malam. Kali ini, Sinabung kembali mengalami dua kali erupsi pada pukul 19.26 WIB dan 19.31 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Dalam waktu satu hari ini, Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo kembali mengalami peningkatan aktivitas yang cukup signifikan. Terhitung sejak pagi tadi, Sinabung mengalami empat kali erupsi.

Terbaru, Sinabung mengalami dua kali erupsi pada Minggu (18/4/2021) malam. Saat dikonfirmasi, petugas pengamat Gunung Sinabung Armen Putra membenarkan aktivitas Gunung Sinabung yang kembali meningkat ini.

"Dari catatan kita, Sinabung kembali erupsi sebanyak dua kali malam ini," ujar Armen.

Berdasarkan data yang didapat dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Sinabung, gunung api tertinggi di Sumatera Utara ini mengalami erupsi pertama sekira pukul 19.26 WIB. pada erupsi ini, Sinabung memuntahkan material berupa abu vulkanik setinggi kurang lebih 700 meter dari puncak gunung.

"Untuk erupsi pertama malam ini, abu vulkaniknya setinggi 700 meter dari puncak gunung. Kolom abu berwarna kelabu pekat ini, condong mengarah ke arah Selatan," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS Remaja yang Hilang Tenggelam Akhirnya Ditemukan Mengambang Tersangkut Kayu

Baca juga: PT ALS Resmi Umumkan Hentikan Operasional Sejak Adanya Larangan Mudik, Simak Penjelasan Berikut

Pada erupsi ini, getaran yang ditimbulkan dari dalam perut Gunung Sinabung terekam di alat pendeteksi getaran atau seismogram dengan amplitudo maksimum 11 mm. Dengan durasi kurang lebih selama dua menit 43 detik.

Selanjutnya, lima menit berselang tepatnya pukul 19.31 WIB Sinabung kembali erupsi. Pada erupsi kedua malam ini, Sinabung kembali memuntahkan material berupa abu vulkanik setinggi kurang lebih 2000 meter dari puncak gunung.

"Untuk erupsi kedua, abu vulkaniknya kita amati secara visual setinggi kurang lebih 2000 meter dari puncak gunung. Dengan arah kolom abu yang mengarah ke Selatan," ungkapnya.

Pada erupsi ini, getaran yang ditimbulkan dari dalam perut Gunung Sinabung terekam di alat pendeteksi getaran atau seismogram dengan amplitudo maksimum 94 mm. Dengan durasi kurang lebih selama dua menit 51 detik.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved