Pengabdian Sofyan, Sopir Pribadi Bertaruh Nyawa Lindungi Majikan, Nyaris Tewas Ditembak Perampok
Tak lama muncul seorang pria berperawakan tinggi dan rambut ikal, membuka paksa gerbang lebih dua meter.
Tak cukup sekali, pelaku kembali menembakkan airsoft gun ke dahi, leher dan dada Sofyan.
"Ada lima tembakan dan saya baru menjalani perawatan di RSCM," lanjutnya.
Dengan sisa tenaga, meski sudah lemas kena tembak, Sofyan bangun.
Ia berusaha mengejar perampok sekitar 300 meter.
Sia-sia saja usahanya, perampok tadi kabur membonceng motor seorang pria komplotannya di ujung gang.
Kala itu ada warga yang menyaksikan perampokan di rumah Susanti.
Tapi tak bisa berbuat banyak karena khawatir kena tembak.
Baca juga: Dekat Dengan Kepsek Benyamin Sitepu, Pejabat Disdik Medan Kesal Pemberitaan Kasus Pencabulan
"Memang, dia memegang senjata tadi," ucapnya lagi.
Di lokasi, Sofyan sempat melihat sebuah motor Yamaha Mio B 3678 TGL ditinggalkan begitu saja.
Ia menduga motor tersebut milik perampok yang menembaknya.
Menurut informasi, perampok yang memaksa masuk ke dalam rumah mengaku sebagai polisi.
"Mengaku sebagai polisi dan hendak memeriksa isi rumah," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Yusuf Suhadma saat dikonfirmasi kemarin.
"Saksi II dan pelaku guling-gulingan. Bagian kening saksi II terluka," ucap Yusuf Suhadma.
Dari lokasi polisi mengamankan barang bukti.
Di antaranya motor pelaku, sandal pelaku, topi warna cokelat dan satu gotri keemasan milik pelaku.
CCTV di rumah Susanti sedang rusak. Saat ini pihak Polsek Jatinegara masih mengejar pelaku.
Baca juga: Dekat Dengan Kepsek Benyamin Sitepu, Pejabat Disdik Medan Kesal Pemberitaan Kasus Pencabulan
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Tribun Jakarta dengan judul: 5 Kali Ditembak, Sopir Pribadi Guling-guling Duel dengan Perampok Berbadan Tegap di Rumah Majikannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rumah-susanti-dan-korban-sofyan.jpg)