News Video

Debt Collector Terjun ke Sungai, Gara-gara Panik di Kejar Massa Pakai Kayu

Seorang pria diduga debt collector motor nekat terjun ke Sungai Ciliwung, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (19/4/2021).

Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi

Debt Collector Terjun ke Sungai, Gara-gara Panik di Kejar Massa Pakai Kayu

TRIBUN-MEDAN.COM - Beredar video memperlihatkan seorang pria diduga debt collector motor nekat terjun ke Sungai Ciliwung, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (19/4/2021).

Tampak sekelompok orang berada di pinggir beton pembatas sambil melihat ke arah bawah Sungai Ciliwung.

Di air yang berwarna cokelat, terlihat seorang pria seperti ketakutan.

Ia tampak beberapa kali berjalan di aliran air untuk mencari tempat yang lebih aman.

"Ini debt collector dikepung," kata perekam video sambil tertawa.

Beberapa warga yang geram melihat debt collector, juga terlihat membawa kayu seakan ingin memukul mata elang tersebut.

Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom, membenarkan adanya seorang debt collector yang menceburkan diri ke sungai akibat panik dikepung warga.

"Benar yang bersangkutan debt collector pihak ketiga dari perusahaan finance," kata AKP Maulana, Senin.

Maulana menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada sore hari. Di mana sejumlah warga mendatangi pria debt collector yang seorang diri.

Karena panik, debt collector itu langsung menceburkan diri ke Sungai Ciliwung demi menghindari kejaran warga.

"Takut dia banyak kali yang mengejar," ujarnya.

Lebih lanjut, Maulana memastikan bahwa yang bersangkutan sudah diamankan oleh Piket Reskrim Polsek Sawah Besar.

Saat ini, pihak kepolisian masih meminta keterangan debt collector guna mencari tahu apa penyebab warga mengejar dirinya.

"Masih kita cari tahu, kenapa dia sampai dikejar-kejar warga. Apa dia menarik paksa sepeda motor atau sedang mengintai," pungkasnya.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved