Breaking News:

KPK Geledah Kediaman Walkot Tanjungbalai

Rumah Wali Kota Tanjungbalai Digeledah KPK, Gubernur Edy Rahmayadi: Kalau Ada Asap, Pasti Ada Api

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang dikonfirmasi terkait kegiatan KPK di Tanjungbalai mengaku belum mendapat informasi valid.

Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (20/4/2021) menggeledah kediaman pribadi Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial yang berada di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Tanjungbalai.

Diketahui bahwa penyidik KPK tiba di rumah orang nomor satu di Pemko Tanjungbalai sekitar pukl 08.00 WIB dengan pengawalan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang dikonfirmasi terkait kegiatan KPK di Tanjungbalai mengaku belum mendapat informasi valid, sehingga belum bisa berkomentar banyak perihal peristiwa tersebut.

"Saya barusan tahun ini. Nanti salah saya jawab. Nanti saya cek dulu. Saya belum tahu persoalan apa. Belum tahu," ucap Edy di kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa.

Baca juga: BREAKING NEWS Petugas KPK Geledah Rumah Wali Kota Tanjungabalai, Polisi Berjaga Ketat

Baca juga: SOSOK Syahrial Sang Pemegang Rekor MURI Wali Kota Termuda di Indonesia, Kini Rumahnya Digeledah KPK

Namun, ia menyebutkan bila KPK mulai bertindak, maka pasti ada sesuatu hal yang salah dalam hal kelola pemerintahan di Pemko Tanjungbalai.

"Kalau ada asap, pasti ada api. Untuk itu nanti ya, saya baru tahu juga," sebutnya.

Terkait hal itu, Gubernur Edy Rahmayadi kembali mengimbau kepada seluruh kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di Sumut untuk tidak coba mengambil keuntungan dalam menjalankan program pembangunan dan pemerintahan yang dananya bersumber dari APBD daerah masing-masing.

"Ikutin aturan yang benar, dari mulai perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, laporan hingga pertanggungjawaban. Ikutin, ini uang rakyat, untuk membangun, untuk kesejahteraan rakyat. Lakukan ini semua," tegasnya.

Penyidik KPK menggeledah rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai Syahrial, Selasa (20/4/2021). Belum diketahui pasti terkait kasus apa penggeledahan ini.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI)
Penyidik KPK menggeledah rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai Syahrial, Selasa (20/4/2021). Belum diketahui pasti terkait kasus apa penggeledahan ini.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) (TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI)

Sementara, hingga kini belum diketahui pasti terkait kasus apa rumah Wali Kota Tanjungbalai digeledah KPK.

Halaman
1234
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved