Breaking News:

Nasib Pemegang Rekor Wali Kota Termuda Se-Indonesia, Diperas 1,5 Miliar, Terancam Pakai Rompi Oranye

Nama Syahrial tercatat dalam sejarah sebagai wali kota termuda se-Indonesia. Kala itu, dia masih berusia 27 tahun dan berhasil duduk di kursi Wali Kot

Editor: Juang Naibaho
IST
Muhammad Syahrial Batubara resmi mendapat Penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah terpilih sebagai Wali Kota termuda se-Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.com - Tahun 2016 silam, nama Muhammad Syahrial menjadi perbincangan di Tanah Air.

Nama Syahrial tercatat dalam sejarah sebagai wali kota termuda se-Indonesia. Kala itu, dia masih berusia 27 tahun dan berhasil duduk di kursi Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Syahrial pun menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai wali kota termuda di Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Jaya Suprana di Balairung Jaya Suprana Institute, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis 27 April 2017.

Rekor wali kota termuda itu sampai saat ini belum terpecahkan. Masih menjadi milik Syahrial.

Dalam perjalanannya menjadi penguasa daerah, ternyata Syahrial tersandung dugaan korupsi.

Kasusnya, dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemko Tanjungbalai tahun 2019.

Adalah KPK yang mengendus dugaan korupsi itu. Meskipun penanganan yang dilakukan penyidik KPK baru diketahui di kemudian hari.

WALI KOTA Tanjungbalai, Muhammad Syahrial saat divaksin oleh dr Johan El Hakim Siregar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai.
WALI KOTA Tanjungbalai, Muhammad Syahrial saat divaksin oleh dr Johan El Hakim Siregar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai. (TRIBUN MEDAN/ALIF)

Entah bagaimana, terjadi kongkalikong dalam penanganan kasus itu.

Penyidik KPK meminta uang hampir Rp 1,5 miliar kepada Syahrial.

Janjinya, penanganan kasus dugaan korupsi itu akan segera dihentikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved