Dinas Pekerjaan Umum Medan Janji Segera Perbaiki Lubang Maut di Jalan Sutomo

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Zulfansyah Ali Syahputra mengatakan lubang tersebut merupakan lubang manhole milik PDAM Tirtanadi.

Rechtin / Tribun Medan
Warga saat melintas di depan lubang Jalan Sutomo, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Kamis (22/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Lubang selebar satu meter menganga di Jalan Sutomo,  Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota dan menjadi ancaman bagi warga yang melintas.

Pasalnya, lubang ini kerap membahayakan terlebih saat hujan dan banjir menggenangi ruas Jalan Sutomo.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Zulfansyah Ali Syahputra mengatakan lubang tersebut merupakan lubang manhole milik PDAM Tirtanadi.

"Iya itu tutup manhole punya PDAM,  bahan besi sering hilang akibat oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya saat dikonfirmasi tribun-medan.com, Jumat (23/4/2021).

Zulfansyah mengatakan pihaknya akan segera menutup lubang tersebut dengan beton. Hal ini untuk menghindari hilangnya besi yang digunakan untuk menutup lubang.

"Nanti coba kita tutup pake beton saja, supaya tidak hilang lagi," tambahnya.

Sebelumnya, pemandangan serupa juga terjadi di ruas Jalan Sutomo ini. Lubang yang sudah ditutup berkali-kali kembali terbuka.

Beberapa waktu lalu, warga menancapkan batang pohon yang lumayan besar ke dalam lubang untuk mencegah pengendara terjatuh ke dalam lubang.

Terakhir, amatan tribun-medan.com di lokasi, warga menggunakan meja dan ban bekas untuk menutupi lubang.

Seorang warga sekitar, Purba Godang (48) mengaku sudah 30 tahun membuka tempel ban disekitar lokasi sejak masih ikut orang tuanya.

Purba mengatakan sudah banyak pengendara yang pernah terjatuh akibat lubang itu, bahkan ada yang pernah sampai terjatuh masuk ke dalam lobang beberapa kali.

"Pernah ada yang terjerembab masuk ke dalam lobang gara-gara pas banjir melintas disitu dia. Enggak tahu dia ada lubang, pas melintas di atas lubang langsung jatuh pemotor itu," kata Purba di lokasi lobang di Jalan Sutomo, Kamis (22/4/2021).

Purba menambahkan, banyak juga pengendara yang akhirnya jatuh gara-gara sok jago dan ugal-ugalan saat mengendarai sepeda motor.

"Ini baru saja dibikin meja di atas lubang sebagai penghalang agar pengendara tak melintas. Dulu sempat pakai kayu ditancapkan ke dalam biar orang tak terjatuh kena lobang, tapi malah ditabrak sama mobil," ujarnya.

Lebih lanjut, Purba menyebut pihak Dinas PU pernah beberapa kali menutup lubang yang meresahkan pengendara yang melintas itu. Tapi, entah mengapa lubang yang sudah ditutup menggunakan aspal lagi-lagi jebol.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved